Gubernur Bali, Wayan Koster. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster membenar adanya varian baru mutasi virus COVID-19 dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351 sudah masuk ke Bali. Tak hanya itu, ia pun mengungkapkan ada satu varian lagi yang juga ditemukan di Bali.

Dalam jumpa pers di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jaya Sabha, Selasa (4/5), ia mengatakan varian dari Inggris dengan kode B.1.1.7 juga telah masuk ke Bali. Bahkan, informasi tersebut didapat langsung dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Senin (3/5).

Ditemukan 2 orang positif COVID-19 yang terinfeksi varian baru. Satu orang mengalami positif akibat penularan varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351. Sedangkan satu orang positif akibat penularan varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7.

Baca juga:  Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Gubernur Koster Matangkan Konsep Libatkan Desa Adat

Dijelaskan, sampel dari orang positif COVID-19 di RSUP Sanglah dilakukan pengujian oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dari sampel itu diperoleh adanya temuan kasus varian baru ini.

Gubernur Jebolan ITB Bandung ini menegaskan kepada seluruh masyarakat agar mentaati pelaksanakan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali. Tetap tertib dan disiplin menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bebas COVID-19 dengan 6M (Memakai masker standar dengan benar, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi bepergian, Meningkatkan imun tubuh, dan Mentaati aturan).

Baca juga:  Tewas di Pinggir Jalan, WNA Dievakuasi Petugas Ber-APD

Selain itu, masyarakat juga diminta agar membatasi jumlah peserta, selalu berhati-hati, dan penuh kewaspadan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, adat, agama, seni, budaya, dan sosial serta kegiatan kemasyarakatan lainnya. Di sampinng juga mengikuti program vaksinasi pencegahan COVID-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota.

Sementara itu, kepada Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Bandesa Adat se-Bali serta seluruh komponen Masyarakat agar terus tanpa lelah, melakukan upaya serius dengan mengambil langkah secara bersama-sama bergotong-royong untuk mencegah penyebaran COVID-19, secara khusus varian baru virus COVID-19.

Baca juga:  Soal Wacana Pungutan 10 Dolar ke Wisman, Ini Kata Menpar

“Marilah Kita terus memanjatkan Doa dengan keyakinan masing-masing memohon kehadapan Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa agar Alam Bali beserta Isinya selalu dalam kondisi nyaman, aman, dan damai sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,” tandas Gubernur Koster. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.