Bupati Suwirta saat menerima kedatangan Tim Pemerintah Pusat. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menerima kunjungan Tim dari Kementerian Koperasi dan Kementerian PPN/Bappenas di Ruang Rapat Bupati Klungkung, Kamis (2/9). Kunjungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti usulan Pembangunan dan Revitalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Tahun Anggaran 2022 yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Koperasi dan UMKM.

Bupati Suwirta juga mengajak Koordinator Tim, Findiana Galih bersama rombongan untuk melihat secara dekat potret destinasi objek wisata seperti Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Kerta Gosa, Pasar Seni Semarapura, Terminal Galiran, Objek Wisata Wayang Klasik Kamasan dan terakhir melihat situasi gedung rencana (PLUT-KUMKM) di Eks SD 4 Kamasan, Banjar Kacangdawa, Desa Kamasan. “Program destinasi wisata ini sudah kami rancang untuk bertujuan meningkatkan SDM dan UMKM di Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Suwirta saat di lapangan.

Baca juga:  DPRD Denpasar Periode 2014-2019 Hasilkan 55 Perda

Program PLUT-KUMKM ini merupakan program Kementerian dalam upaya meningkatkan kinerja produksi, pemasaran, pembiayaan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis, dan manajerial guna meningkatkan daya saing UMKM. Dipilihnya lokasi tersebut dikarenakan Desa Kamasan salah satu desa wisata yang dekat dengan perkotaan. Selain itu juga dekat dengan Pusat Kebudayaan Bali yang sedang dibangun di eks galian C digagas oleh Gubernur Bali I Wayan Koster.

“Rencananya, Klungkung akan membangun gedung PLUT-KUMKM di eks SD 4 Kamasan diatas lahan kurang lebih 24 are. Mari kita doakan bersama semoga proses pembangunan ini nantinya bisa berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” harap Bupati Suwirta.

Baca juga:  Kunjungan Masih Minim, Kios dan Los di DTW Tanah Lot Banyak Tutup

Melalui program tersebut, Bupati Suwirta berharap dapat mendidik masyarakat dan generasi muda Klungkung khususnya secara terpusat. Sehingga setelah dididik dan dibina, pelaku UMKM dapat diberdayakan dan dapat membangkitkan UMKM yang ada di Kabupaten Klungkung sebagai upaya menekan angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan. “Jika gedung PLUT-KUMKM ini sudah didirikan, maka nanti akan dijadikan tempat mendidik dan pendukung salah satu inovasi Pemkab Klungkung yakni generasi muda yang tergabung dalam Enterpreneur masuk Desa,” imbuhnya.

Baca juga:  Tinjau Pembangunan Jembatan Subagan-Asak, Bupati Gede Dana Harapkan Kualitas Sesuai Bestek

Koordinator Tim, Findiana Galih mengatakan kedatangan kami ini memberikan berita baik, dimana setelah tim melakukan penilaian Kabupaten Klungkung masuk dan menjadi salah satu Kabupaten dari 14 Kabupaten/Kota yang mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Pembangunan dan Revitalisasi Pusat Layanan.

Selain itu, program ini juga merupakan pendampingan dari Kementerian Koperasi dan UKM terhadap Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah sebagai perhatian pemerintah dalam meningkatkan peran Koperasi dan UKM dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Inti dari program tersebut adalah membantu memberikan pelayanan yang optimal kepada pembangunan dan pengembangan usaha dalam upaya meningkatkan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Adv/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *