Ilustrasi uang. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Peredaran uang tunai meningkat saat hari raya Galungan dan Kuningan dan menjelang Idul Fitri 2021. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali Trisno Nugroho, Senin (26/4), mengatakan peningkatannya dari Rp 31,2 miliar pada Maret 2021 menjadi Rp 46,2 miliar pada April 2021.

Ia mengatakan terjadi kenaikan sebesar 48 persen. Ia menjelaskan sampai dengan 22 April 2021, penarikan uang perbankan atau outflow tercatat sebanyak Rp 2,7 triliun, sedangkan setoran perbankan atau inflow tercatat sebanyak Rp 4,7 triliun.

Baca juga:  Momentum Ramadan dan Lebaran Diproyeksikan Mengerek Kinerja Bisnis Kecil dan Menengah BRI

Dengan demikian sampai dengan April 2021, jumlah uang yang disetorkan ke BI masih lebih banyak dibandingkan dengan uang yang keluar dari BI untuk memenuhi permintaan uang masyarakat atau terjadi net inflow sebesar Rp 2 triliun.

Secara umum kebutuhan uang masyarakat pada periode Januari-April 2021 tersebut, bila dibandingkan pada periode yang sama di 2020, tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 2,1 triliun atau sebesar 44 persen yaitu dari Rp 4,8 triliun menjadi sebesar Rp 2,7 triliun. Demikian pula jumlah uang yang disetorkan perbankan ke BI mengalami penurunan sebesar Rp 2,5 triliun atau sebesar 34,5 persen yaitu dari Rp 7,34 triliun menjadi sebesar Rp 4,7 triliun.

Baca juga:  Mau Dilimpahkan, Tahanan Narkoba Ditemukan Tewas

Ia mengatakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan uang masyarakat saat hari Raya Galungan, Kuningan, dan menjelang Idul Fitri 2021, BI Bali telah menyiapkan penambahan jadwal setoran dan penarikan uang oleh perbankan. Dari tiga hari menjadi 4 hari seminggu, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Jumat. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *