Pebulu tangkis PON Bali (BP/Nel)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim bulu tangkis PON Bali selama ini hanya berlatih melulu dan sama sekali belum melakukan latih tanding meladeni tim provinsi lain. Oleh sebab itu, para pebulu tangkis PON Bali diproyeksikan akan menjajal kekuatan tim PON Jatim, sebagai provinsi yang terdekat dengan Pulau Bali.

Ketua Umum Pengprov PBSI Bali Wayan Winurjaya, di Denpasar, Jumat (16/4) menerangkan, selama ini belum ada agenda Sirkuit Nasional (sirnas) maupun agenda event nasional lainnya. Sementara, KONI Bali menyarankan supaya seluruh pengprov cabor menggelar event di Bali, yang bertujuan mendatangkan atlet-atlet PON untuk berlaga pada hajatan tersebut. “Kami diminta KONI Bali agar melakukan try in,” sebut Winurjaya.

Baca juga:  Selama 2 Pekan! Bali Laporkan Puluhan Kasus Positif COVID-19 Baru

Dijelaskannya, PB PBSI masih menggodok agenda event nasional, termasuk sirnas. “Sirnas dijadwalkan antara Juni-Desember. Sementara tim PON Bali akan menjajal tim PON Jatim sekitar Juni-Juli,” terang Winurjaya yang juga Pengawas di PB PBSI, termasuk Pengawas di PON Papua. Selama ini, para pebulu tangkis PON berlatih di GOR Anugerah dan GOR Pranitha.

Untuk tim putra ditangani pelatih Made Wijaya, sedangkan di sektor putri pelatihnya Risa. Seorang atlet putri Bali Komang Ayu Cahya Dewi sedang menghuni Pelatnas dan yang bersangkutan berasal dari PB Djarum. “Ayu Cahya ini diproyeksikan turun di nomor tunggal,” tuturnya. Hanya, selama pandemi covid-19 ini sama sekali belum ada turnamen maupun kejuaraan, sehingga sulit mendeteksi atlet peringkat nasional.

Baca juga:  PDAM Stop pelayanan di Zona Merah 

“Seingat saya event nasional terakhir 2019 silam, sedangkan 2020 sampai dengan saat ini belum ada turnamen nasional,” kilahnya. Diakuinya, program Pelatnas merupakan terbaik di Tanah Air. Apalagi, para pebulu tangkis yang berada di Pelatnas, bakal diterjunkan pada berbagai event intenasional. Karena itu, Winurjaya mempercayakan kepada Komang Ayu Cahya untuk tetap bertahan dan mengikuti program di Pelatnas.

Di sisi lain, pelatih Made Wijaya menyatakan, selain berencana mendatangkan atlet Jatim, skuad tim Bali juga beruji coba meladeni seniornya. “Saran dari KONI Bali agar cenderung menggelar try in. Seandainya Bali menjadi tuan rumah hajatan nasional, maka otomatis skuad tim PON kami turunkan,” ucapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.