Seorang WNA menikmati keindahan pantai di Jimbaran, Badung di tengah pandemi COVID-19. (BP/eka)

MANGUPURA, BALIPOST.com –  Pemerintah Kabupaten Badung menggenjot pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di wilayah pariwisata. Kawasan pariwisata yang menjadi fokus vaksinasi adalah Kelurahan Jimbaran, Benoa dan Tanjung Benoa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Jumat (19/3) pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hingga Kamis (18/3), jumlah tervaksinasi pertama mencapai 30.416 orang dari target 81.467 sasaran atau mencapai 37,3 persen. Dengan rincian tenaga kesehatan (nakes) 7.477 orang, petugas publik 18.645 orang dan lanjut usia (lansia) 4.294 orang.

Baca juga:  Vaksinasi Pedagang Pasar di Badung Dimulai

Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Wayan Adi Arnawa mengatakan dengan lancarnya vaksinasi akan menumbuhkan kepercayaan dunia internasional terhadap Bali. Sehingga pariwisata bisa dibuka dan akan berdampak pada kedatangan wisatawan mancanegara ke Badung khususnya.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan tentunya akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah serta perekonomian masyarakat, sehingga pariwisata bangkit, harapan kita perekonomian akan pulih,” ujarnya.

Untuk itu, Adi Arnawa mengharapkan kepada para Camat beserta dengan perangkat daerah terkait khususnya Dinas Kesehatan untuk saling berkoordinasi dalam hal-hal teknis berkaitan dengan tempat, kelengkapan sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat.
“Berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya teknis saya harapkan kepada Pak Camat serta OPD terkait untuk berkoordinasi dan bersinergi sehingga dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Baca juga:  Percepat Terwujudnya Zona Hijau di Kutsel, Badung Siapkan 56 Tim dengan Target Vaksinasi Tuntas April

Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini berharap pelaksanaan vaksinasi di tiga tempat tersebut dapat segera tuntas sebagai jaminan bagi pemerintah pusat untuk membuka pariwisata.
“Harapan kita semakin cepat kita melakukan vaksinasi dari target sasaran yang ada, maka ada satu jaminan kepastian pemerintah pusat dalam membuka pariwisata,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.