Ketut Suwandi. (BP/Nel)

DENPASAR, BALIPOST.com – Para pelatih cabor yang menangani atlet Pelatda PON diminta segera menyetorkan nama-nama atlet, baik yang terkena degradasi maupun yang dipromosikan. Soalnya, KONI Bali memastikan PON Papua pasti digelar, sedangkan tahapan PON menjelang entry by name.

Wakil Ketua Umum KONI Bali Maryoto Subekti, usai melakukan rapat virtual bersama jajaran 28 pengurus cabor, Jumat (19/3) menjelaskan, tahapan entry by number menjelang berakhir. Sementara, penyetoran nama entry by name paling lambat 30 April. “Karena itu, kami minta para pelatih untuk menyetorkan atlet-atlet yang akan berlaga di PON Papua,” sebut dia.

Baca juga:  PON Papua Dimeriahkan 6.496 Atlet

Dikemukakan, selama ini tercatat beberapa pelatih cabor telah menyerahkan nama atlet yang terkena degradasi, berikut menyerahkan nama atlet penggantinya. “Hanya, kami mengingatkan pelatih dalam melakukan promosi dan degradasi atlet, jangan berdasarkan like and dislike,” pesan Maryoto.

Sementara, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi juga menegaskan, pelatih dituntut profesional dalam melakukan promosi maupun degradasi atlet. Bahkan, para pelatih juga diminta memberikan alasan maupun dasar pertimbangan, hingga menguatkan bahwa atlet bersangkutan memang tidak layak untuk tampil di ajang PON.

Baca juga:  Dewan Dukung Ide Bangun Pasraman

“Kami minta pelatih jangan seenaknya mencoret atlet. Namun harus disertai alasan yang menguatkan serta bisa dipertanggungjawabkan,” tuturnya. Tujuannya, kata dia, agar pelatih dalam melakukan pendepakan atlet benar-benar bisa diterima semua pihak, dan KONI juga tak mau berpolemik lagi tentang pergantian atlet. “Kami juga tak ingin begitu pergantian pengurus, spontan dibarengi dengan upaya perganian atlet,” terangnya.

Yang jelas, menurut Suwandi, pihaknya mengajak pelatih dan atlet agar menatap dan berwawasan ke depan. “Kami tidak ingin berpikir ke belakang lagi, tetapi mari kita menatap PON dengan segala kondisi yang ada,” kata dia. Yang membanggakan, Suwandi mengakui, meskipun dengan segala keterbatasan dan fasilitas yang ada termasuk dana selama masa pandemi covid-19 ini, tetapi semangat atlet maupun pelatih yang patut diacungi jempol. “Kami harap semangat insan olahraga di Bali ini mampu menorehkan prestasi maksimal, pada PON di Bumi Cendrawasih,” ungkapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

Baca juga:  Dua Pemuda Diganjar Delapan Tahun

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *