Pedagang pasar di Badung memperoleh vaksinasi COVID-19, Sabtu (6/3). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Selain menyasar aparat pelayanan publik, pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk wilayah Kabupaten Badung, juga menyasar pedagang pasar. Tahap awal vaksinasi untuk pedagang pasar ini, dilaksanakan Sabtu (6/3).

Bertempat di Banjar Menega, kegiatan ini
menyasar 289 pedagang Pasar Adat Jimbaran dan di Banjar Peken yang menyasar 109 pedagang Pasar Adat Bualu. Sementara, untuk tim vaksinator yang terlibat, merupakan gabungan dari Dinas Kesehatan, RSD Mangusada, Puskesmas Kuta Selatan dan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Badung.

Baca juga:  Vidcon dengan Presiden Jokowi, Wabup Suiasa Laporkan "Progress" Vaksinasi

Dari pelaksanaan vaksinasi di dua tempat ini, IDI menurunkan sebanyak 9 dokter yang bertugas melakukan screening guna menentukan kelayakan sasaran untuk divaksin.

Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH yang hadir meninjau kegiatan vaksinasi ini mengatakan, vaksinasi ini diutamakan pada pelayanan publik. Karena mereka yang beraktivitas di sini, sangat sering dan dominan berinteraksi dengan masyaraka.

Untuk itulah pedagang pasar ini masuk kategori ini. Pencegahan dan perlindungan dengan vaksin dilakukan, jangan sampai pasar menjadi klaster. “Kita ingin percepatan vaksinasi di Kabupaten Badung, diutamakan pada pelayanan publik yang sangat sering dan dominan berinteraksi dengan masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Empat Hari Mengungsi, Satu Kritis dan Puluhan Rawat Inap di RSUD Klungkung

Ketua IDI dr. I Nyoman Gunarta, MPH yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menerangkan, partisipasi tim dokter anggota IDI Cabang Badung sejalan dengan komitmen Pengurus Besar IDI agar dokter mengambil semua kesempatan untuk berperan dalam penanganan Covid secara umum. Termasuk dalam akselerasi vaksinasi bagi masyarakat saat ini.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan vaksinasi ini cukup tinggi. Bahkan pengelola Pasar Adat Bualu menargetkan 70 persen sasaran akan hadir, sedang di Pasar Adat Jimbaran ditargetkan 90 persen.

Baca juga:  Agar Tidak Menimbulkan Kegaduhan, Vaksinasi Tahap II di Badung Masih Tunggu Ini

Beberapa pedagang pasar yang hadir mengaku senang mendapat prioritas. Walau sebelumnya sempat cemas karena banyaknya berita hoax tentang vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi pedagang pasar akan dilanjutkan dengan skala prioritas
berdasar pada kelurahan yang berstatus zona merah. Ketersedian vaksin di Kabupaten Badung untuk tahap kedua sebanyak 11.000 dosis untuk sekitar 5500 sasaran. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.