Suasana rapat paripurna dewan dengan agenda penyampaian pidato pertama Walikota. (BP/ara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dampak pandemi COVID-19, Pemerintah Kota Denpasar kini fokus dalam penanganan program jangka pendek. Salah satu program jangka pendek Wali Kota Denpasar Jaya Negara adalah, program pemulihan perekonomian.

Hal itu disampaikan Walikota Denpasar Jaya Negara dalam pidatonya, Senin (1/3), di ruang sidang utama gedung DPRD Denpasar, yang dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede didampingi wakilnya, Wayan Mariyana Wandira.

Baca juga:  Kasus Aktif Positif COVID-19 Sisa 27 Persen, Bali Keluar dari 10 Besar Nasional

Beberapa program pemulihan ekonomi di antaranya, mulai dari stimulus perekonomian termasuk keringanan pajak dan retribusi telah dipersiapkan. Pelatihan bagi tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja telah dipersiapkan melalui Program Inkubator Pandemi COVID-19. Setelah lolos dari Program Inkubator Pandemi COVID-19, pihaknya juga memfasilitasi pemberian modal kerja (sinergitas dengan BPD dan Jamkrida).

Menyiapkan e-marketplace dengan menggandeng UMKM, pendampingan bagi UMKM untuk pengembangan produk berstandar ekspor. Selain itu, ada pula program optimalisasi DNA sebagai ruang bagi startup Denpasar untuk mengembangkan kreativitasnya dan berbagai program pemulihan ekonomi lainnya.

Baca juga:  Penanganan Jalan Amblas di Selati Diusulkan di Perubahan

Semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan parasparos sarpanaya, salunglung sabayantaka. “Semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama-sama dan menyama braya. Untuk itu, dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Denpasar di atas, dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua stakeholder pembangunan,” ajaknya. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.