Mobil terbakar dan menabrak pohon di Nusa Penida, Senin (15/2). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Mobil milik warga Nusa Penida tiba-tiba terbakar saat dikendarai, Senin (15/2). Mobil Toyota Rush DK 1861 ML ini, terbakar saat melalui jalan dari Klingking menuju Atuh Beach, Dusun Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida. Mobil kemudian menabrak pohon bunut.

Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung, Putu Suarta, mengatakan mobil ini dikemudikan korban, I Kadek Arpan Ari Sangkara (23). Saat itu korban asal Dusun Jurangpahit, Desa Kutampi ini, membawa dua penumpang, Komang Diahratnasari (25) dan Atihira Farina Putri (29).

Baca juga:  Dari Ngamuk dan Coba Aniaya Anak dan Ibunya hingga Menuju Lokasi Jogging Warga Malah Temukan Ini

Mereka melintas di TKP sekitar pukul 13.00 WITA. Saat tiba di Pelilit tiba-tiba sopir melihat di bawah setir mobil itu, keluar asap.

Semula asap tersebut dikira asap AC, namun saat turun dan belokan, asap semakin banyak di depan dasbor. Dalam keadaan panik, korban banting setir ke kiri dan menabrak pohon bunut.

Korban dan penumpang berusaha keluar untuk menyelematkan diri. Beruntung dari mereka tidak ada yang sampai terbakar, karena bergegas keluar dari mobil.

Baca juga:  Nusa Penida Lumpuh karena COVID-19, Ratusan Hotel dan Restoran Tutup

Kapolsek Nusa Penida AKP Gede Sukadana menambahkan, saat kejadian, rem mobil ini juga lolos alias blong. Sehingga saat kejadian, dia kehilangan kendali atas mobilnya, mobil ini langsung menghantam pohon bunut dengan keras, hingga ringsek bagian depan.

Akibatnya, bagian depan mobil ini langsung terbakar hingga menghanguskan bagian dalam mobil ini. Menurutnya ini murni karena adanya masalah teknis pada mobil. “Sopir dan semua penumpang yang duduk di jok belakangnya selamat,” katanya.

Baca juga:  Pemkab Dorong Bangkitkan Kejayaan Pertanian Rumput Laut

Kobaran api itu membuat mereka panik dan meminta bantuan damkar dan warga sekitar. Akhirnya kobaran api langsung ditangani petugas damkar dan bisa dipadamkan 30 menit kemudian.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil senilai Rp 280 juta. Bangkai mobilnya saat ini masih berada di TKP. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.