Petugas membersihkan material longsor yang menutupi jalan di Kintamani, Sabtu (6/2). (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Hujan pada Jumat (5/2) malam yang disertai angin kencang menimbulkan sejumlah bencana di Bangli. Dari laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli, cuaca ekstrem itu mengakibatkan beberapa bencana di Kecamatan Kintamani.

Di Desa Bantang, terjadi tanah longsor di jalur Bangli-Singaraja yang menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Nihil korban jiwa dalam kejadian itu. “Upaya penanganan telah dilaksanakan oleh Dinas PU Provinsi, mandor jalan Bali Timur dengan alat berat (loader). Dan hari ini dilanjutkan dengan penyemprotan bekas material longsoran oleh Damkar Bangli,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa.

Baca juga:  Upacara Pamlehpeh Pasca Bencana Alam

Di Desa Terunyan, terjadi pohon tumbang disertai tebing longsor dari bukit Terunyan. Dampaknya arus lalin terganggu. Untuk upaya penanganan, kata Agus masih akan dilakukan koordinasi oleh Camat Kintamani dengan Dinas PUPRPerkim Kabupaten Kabupaten untuk menurunkan alat berat.

Di Desa Batur Selatan tepatnya di Banjar Tandang dilaporkan terjadi longsor yang menimpa gudang mobil milik warga. Kejadian itu diperkirakan mengakibatkan kerugian Rp 10 juta.

Baca juga:  Selamat dari Laka Laut, Belasan ABK KM Bandar Nelayan Kembali lewat Bali

Di Desa Kintamani, tepatnya di Banjar Jaya Maruti terjadi musibah tembok pekarangan warga longsor sepanjang 20 meter. Nihil korban jiwa. Kerugian diperkirakan Rp 20 juta.

Di Desa Belangan terjadi musibah tembok rumah warga jebol akibat derasnya hujan. Nihil korban jiwa dalam kejadian itu. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *