Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam dua hari, Jumat (29/1) dan Sabtu (30/1), belasan korban jiwa COVID-19 dilaporkan Bali. Masing-masing sebanyak 7 orang di 29 Januari dan 5 orang pada hari ini. Sehingga totalnya ada 12 orang meninggal dalam 2 hari ini karena COVID-19.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali melaporkan 7 kasus pada Jumat dilaporkan oleh 6 kabupaten/kota. Terbanyak dilaporkan Denpasar dengan 2 pasien meninggal. Sementara Jembrana, Karangasem, Bangli, Badung, dan Buleleng masing-masing melaporkan tambahan 1 pasien meninggal.

Pasien pertama dari Denpasar merupakan seorang pria dengan usia 53 tahun. Masuk ke RSPTN Udayana pada 18 Januari, empat hari setelah terkonfirmasi COVID-19. Meninggal pada 26 Januari dan tidak ada penyakit penyerta dilaporkan.

Pasien kedua dari Denpasar juga seorang pria. Berusia 67 tahun, pasien ini masuk ke RSPTN Udayana pada 21 Januari setelah 2 hari terkonfirmasi COVID-19 pada 19 Januari. Meninggal pada 27 Januari dengan penyakit gangguan paru.

Pasien dari Jembrana merupakan seorang laki-laki berusia 61 tahun. Masuk ke RSU Negara pada 20 Januari dan terkonfirmasi COVID-19 pada hari yang sama. Meninggal pada 29 Januari dengan tidak ada penyerta dilaporkan.

Baca juga:  Aktivitas Gunung Agung Belum Stabil

Pasien keempat yang tercatat meninggal merupakan seorang perempuan berusia 76 tahun. Warga Buleleng ini masuk ke RSUD Buleleng pada 21 Januari dan terkonfirmasi pada hari yang sama. Meninggal pada 29 Januari dengan penyakit gangguan paru.

Pasien kelima merupakan seorang pria berusia 50 tahun. Warga Badung masuk ke RSUD Mangusada pada 22 Januari, sehari setelah terkonfirmasi COVID-19. Meninggal pada 29 Januari dengan tidak ada penyakit penyerta yang dilaporkan.

Pasien keenam merupakan yang termuda dicatatkan meninggal, yakni pria berusia 29 tahun. Masuk ke RS BMC Bangli pada 22 Januari dan dua hari kemudian dikonfirmasi terjangkit virus corona. Pasien meninggal pada 29 Januari dengan penyakit penyerta gangguan paru.

Pasien keenam merupakan seorang perempuan berusia 75 tahun. Warga Karangasem masuk ke RS Balimed Karangasem pada 21 Januari dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Meninggal pada 29 Januari dengan penyakit penyerta gangguan jantung.

Zona Merah

Sementara itu, untuk Sabtu ini, terdapat lima korban jiwa. Tiga kabupaten yang masuk zona merah melaporkan warga meninggal. Terbanyak dilaporkan Badung dengan jumlah 3 orang. Sedangkan Tabanan dan Jembrana masing-masing bertambah 1 warganya meninggal tertular COVID-19.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Bali di Atas 160, Kumulatifnya Lampaui 18.000!!

Pasien pertama merupakan seorang perempuan berusia 42 tahun. Warga Jembrana ini masuk ke RSU Negara pada 21 Januari dan terkonfirmasi dua hari sebelum masuk. Meninggal pada 30 Januari dengan tidak ada penyakit penyerta yang dilaporkan.

Pasien kedua merupakan seorang laki-laki berusia 60 tahun. Masuk ke RSU Surya Husada Ubung pada 20 Januari dan terkonfirmasi pada hari yang sama. Warga Badung ini meninggal 28 Januari dengan penyakit penyerta diabetes melitus.

Pasien ketiga merupakan seorang perempuan berusia 67 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSUD Mangusada pada 25 Januari dan terkonfirmasi pada hari yang sama. Meninggal hari ini dengan penyakit penyerta diabetes melitus.

Pasien keempat merupakan seorang perempuan berusia 45 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSUD Mangusada pada 28 Januari dan terkonfirmasi di hari yang sama. Meninggal pada hari ini dengan penyakit penyerta gangguan ginjal.

Baca juga:  Tambahan Pasien COVID-19 Sembuh Lampaui Kasus Baru, Ini Penyumbang Terbanyaknya hingga 113 Orang

Pasien kelima juga seorang perempuan. Berusia 60 tahun, warga Tabanan ini masuk ke RSU Bakti Rahayu Tabanan pada 28 Januari dan terkonfirmasi sehari setelah masuk. Meninggal hari ini dengan penyakit penyerta diabetes melitus.

Kumulatif korban jiwa COVID-19 di Bali mencapai 675 orang. Rinciannya 671 WNI dan 4 WNA.

Sebaran Korban Jiwa

Dilihat dari sebarannya secara kumulatif, Denpasar mencatatkan korban jiwa sebanyak 139 orang ada di posisi pertama. Posisi kedua dipegang Gianyar dengan jumlah korban jiwa 102 orang.

Posisi ketiga adalah Badung dengan korban jiwa sebanyak 92 orang. Posisi keempat adalah Tabanan dengan jumlah 85 korban jiwa. Buleleng di posisi kelima melaporkan korban jiwa mencapai 80 orang.

Posisi keenam adalah Karangasem yang korban jiwanya mencapai 56 orang. Kemudian, Jembrana di posisi ketujuh dengan 46 orang.

Posisi kedelapan adalah Bangli dengan 44 orang meninggal. Posisi kesembilan adalah Klungkung yang korban jiwanya mencapai 25 orang.

Terdapat pula 2 korban jiwa dari kabupaten lain. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *