Petugas melakukan rapid test antigen pada sejumlah orang di salah satu restoran di Tabanan, Sabtu (16/1). (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Tabanan terus berupaya mencari kepastian sumber penyebaran virus ini. Sebab, angka kasus baru di kabupaten ini terus bertambah.

Salah satunya menyasar restaurant dan pusat perbelanjaan yang kerap ramai pengunjung di akhir pekan. Bahkan, kini petugas juga melakukan sampling pada pelayan ataupun pengunjung di lokasi setempat untuk dilakukan rapid antigen.

Kepala Satpol PP Tabanan, I Wayan Sarba yang sekaligus Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan saat dikonfirmasi Minggu (17/1) mengatakan, setidaknya ada dua lokasi yang disasar pada Sabtu malam. Yakni restoran yang khusus menjual mie dan dimsum serta pusat perbelanjaan di Jalan By-pass Soekarno.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 di Tabanan, Dari Pegawai Kontrak hingga PNS

Dua tempat ini memang kerap ramai setiap akhir pekan, dan awalnya disinyalir menjadi tempat penyebaran COVID-19. “Kami ambil sampling baik karyawan atau pelayan disana dan pengunjung, untuk memastikan dimana sebenarnya sumber penambahan kasus baru sampai saat ini. Untuk di kota saya coba telusuri di tempat ramai kerumunan seperti di dua lokasi tersebut, nantinya kami juga akan bergeser ke tempat ramai lainnya di seputaran Kota Tabanan,” terangnya.

Baca juga:  Seorang Dokter di Puskesmas Selemadeg Meninggal, Diduga Terkonfirmasi COVID-19

Lanjut kata Sarba, dari hasil rapid antigen dibantu oleh delapan orang petugas dari Dinas Kesehatan, puluhan orang yang disampling hasilnya negatif. “Di restoran mie kita lakukan rapid antigen pada 37 orang, baik pelayan maupun pengunjung hasilnya negatif. Begitupun di pusat perbelanjaan kita lakukan pada 27 orang, baik karyawan dan pengunjung juga hasilnya negatif. Awalnya pemikiran kami ditempat ramai ini ada penyebaran ternyata hasilnya negatif,” jelasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.