Peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Kamis (17/12), kumulatif kasus COVID-19 sudah melampaui 16.000 orang. Terdapat 132 kasus baru dilaporkan sehingga kumulatif mencapai 16.012 orang.

Dilihat dari data Satgas COVID-19 Bali, dari jenis penularannya terdapat 15.582 orang masuk kategori transmisi lokal, 125 PPDN, dan 305 PPLN.

Dua kabupaten melaporkan nihil tambahan kasus, yaitu Klungkung dan Karangasem. Sementara tujuh kabupaten/kota mencatatkan tambahan kasus.

Dominasi ada di tiga kabupaten/kota. Rinciannya Denpasar 48 orang, Tabanan 32 orang, dan Badung sebanyak 24 orang.

Sisanya empat kabupaten melaporkan kasus sebanyak 10 orang dan di bawah itu. Yaitu Jembrana 10 orang, Bangli 8 orang, Gianyar 7 orang, dan Buleleng 3 orang.

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 101 orang sehingga kumulatifnya mencapai 14.596 orang. Seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan pasien sembuh.

Baca juga:  Sebanyak 232 ABK Naik Kapal MV Voyager of the Sea Tiba di Perairan Benoa

Lima besar penyumbang tambahan pasien sembuh adalah Tabanan 27 orang, Denpasar 26 orang, Badung 17 orang, Jembrana 15 orang, dan Gianyar 10 orang.

Empat kabupaten lainnya melaporkan tambahan pasien sembuh di bawah 5 orang. Yakni Bangli 3 orang, Buleleng, Klungkung, dan Karangasem masing-masih mencatatkan 1 pasien sembuh.

Tambahan Meninggal

Dua orang dilaporkan meninggal pada hari ini. Dua kabupaten/kota melaporkan tambahan warga meninggal, yaitu Bangli dan Tabanan.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, pasien meninggal dunia yang pertama adalah laki-laki berusia 55 tahun. Pasien asal Tabanan ini masuk ke BRSU Tabanan pada 12 Desember 2020.

Pasien meninggal dunia 16 Desember. Diketahui juga memiliki komorbid atau penyakit penyerta DM.

Baca juga:  Terapkan Perarem COVID-19 Jangan Lembek, Jaga Kewibawaan Desa Adat

Pasien kedua, perempuan berusia 69 tahun dari Bangli. Pasien yang dirawat di RSUD Bangli sejak 10 Desember 2020 ini meninggal dunia 16 Desember 2020. Pasien memiliki penyakit penyerta Gagal Ginjal.

Kasus meninggal di Bali mencapai 476 orang, dengan rincian 473 WNI dan 3 WNA.

Sebarannya, posisi pertama diduduki Denpasar dengan jumlah 97 orang. Posisi kedua adalah Gianyar dengan 77 korban jiwa. Kemudian di posisi ketiga adalah Buleleng sebanyak 64 orang.

Posisi keempat diisi oleh Tabanan dengan 55 orang. Badung di posisi kelima sebanyak 54 orang.

Karangasem ada di posisi keenam dengan korban jiwa 51 orang.

Posisi ketujuh diduduki Bangli dengan 37 orang meninggal akibat COVID-19. Posisi kedelapan adalah Klungkung dengan 22 kasus. Dan posisi kesembilan dengan 15 orang meninggal dunia adalah Jembrana.

Baca juga:  PPKM Mikro Diklaim Berhasil Tekan Kasus Aktif, Diperpanjang dan Diperluas Lagi

Terdapat pula 1 orang dari kabupaten lain yang meninggal dunia.

Kasus Aktif

Kasus aktif saat ini mencapai 940 orang. Badung kini menduduki posisi pertama dengan 236 kasus. Posisi kedua adalah Gianyar yang memiliki kasus aktif 208 orang.

Denpasar posisi ketiga dengan 182 kasus aktif. Keempat adalah Tabanan dengan 137 kasus.

Kelima adalah Buleleng dengan 70 kasus. Jembrana ada di posisi keenam dengan 52 kasus.

Posisi ketujuh adalah Bangli dengan 22 kasus aktif. Klungkung di posisi kedelapan dengan 16 kasus. Posisi kesembilan adalah Karangasem yang memiliki 11 kasus.

Selain itu, terdapat 3 orang dari kabupaten lain dan 3 WNA masih dirawat. (Diah Dewi/Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *