I Gusti Agung Arisantha. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Sejumlah pegawai kantor pelayanan di Jembrana selama sepekan terkahir diketahui terkonfirmasi COVID-19. Namun Satuan Tugas (satgas) COVID-19 Kabupaten Jembrana telah melakukan upaya tracing dan penularan dapat segera ditekan.

Meski ada pegawai yang terkonfirmasi COVID-19, pelayanan tetap dibuka seperti biasa. Mereka yang terkonfirmasi ini diketahui dari berbagai kantor pelayanan baik di Pemkab Jembrana maupun instansi vertikal.

Seperti di Dafduk dan BPN Kantor Pertanahan. Pegawai yang terkonfirmasi COVID-19 diketahui dari hasil screening massal di sejumlah instansi melalui rapid test. Kedua kantor pelayanan tersebut yang lokasinya berdampingan tetap membuka pelayanan seperti biasa dan memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) 3 M.

Baca juga:  PM Inggris Positif COVID-19

Kasubag Tata Usaha ATR/BPR Kantor Pertanahan Jembrana, I Made Budi Arsa, belum lama ini membenarkan ada salah satu pegawai yang terkonfirmasi positif dan telah diisolasi Satgas berlanjut dengan tracking. Sebelumnya BPN Jembrana juga telah melakukan screening kepada seluruh jajaran dengan rapid test.

Meskipun demikian, pelayanan kantor tetap berjalan seperti biasa. Upaya antisipasi dengan menerapkan prokes ketat.

Humas Satgas COVID-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Arisantha mengatakan adanya lonjakan tinggi selama sepekan lalu di antaranya merupakan hasil screening massal dan dilanjutkan dengan tracking Satgas. Total dalam sepekan bertambah hingga 107 orang terkonfirmasi COVID-19.

Baca juga:  Ratusan Kilogram Telur Puyuh Tanpa Dokumen Diamankan

Seluruhnya saat ini telah dilakukan perawatan di RSU Negara dan Puskesmas-puskesmas yang digunakan untuk karantina warga terkonfirmasi COVID-19. Arisantha menekankan agar penerapan disiplin prokes tidak kendor.

Terutama selalu mengenakan masker dengan benar, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. “Prokes 3M ini jangan sampai kendor. Ini selalu kami tekankan dan tidak lelah, karena inilah upaya paling efektif untuk mencegah penularan, ” kata Arisantha. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.