Suasana Hotel Hapel yang terletak di Desa Baluk, Kecamatan Negara. Hotel ini merupakan salah satu lokasi isoter di Jembrana. (BP/Dokumen)

NEGARA, BALIPOST.com – Kasu terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Jembrana mengalami lonjakan hingga dua digit sejak 3 hari terakhir. Bahkan tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di Hotel Hapel Baluk saat ini overload.

Satgas membuka sejumlah Puskesmas yang sebelumnya sempat ditutup untuk Isoter. Per Kamis (27/1) ini, tempat isolasi terpusat di Hotel Hapel dengan kapasitas 30 tempat tidur sudah penuh.

Kini, dua Puskesmas rawat inap, kini mulai dioperasikan untuk isolasi terpusat. Kadis Kesehatan Jembrana dr Gusti Bagus Ketut Oka Parwata dikonfirmasi wartawan membenarkan ada peningkatan kasus COVID-19 mulai 7 Januari 2022.

Baca juga:  Hanya 25 Persen Kasus Positif COVID-19 di Jembrana Masih Dirawat 

Menurutnya untuk Isoter Hotel Hapel sudah penuh dan Puskesmas sudah buka lagi. Saat ini baru 2 puskesmas yang buka yakni Pengambengan dan Mendoyo.

“Yang penting sekarang penanganan agar tidak tambah banyak. Terutama prokes agar dioptimalkan dan kesiagaan kalau tempat isoter penuh, kami siapkan lagi dua puskesmas untuk isolasi,” kata mantan Direktur RSU Negara ini.

Dalam upaya vaksinasi, menurutnya untuk tahap 1 sudah diatas 100 persen, vaksin tahap 2 di atas 93 persen. Dan untuk vaksin tahap 3 (booster) masih berjalan. Khusus untuk vaksin anak umur 6-11 tahun, menurutnya sudah 97 persen. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Jembrana Laporkan Tambahan Warga Tertular COVID-19, Seluruhnya Alami Gejala Ini
BAGIKAN