Aparat kepolisian melakukan olah TKP di tempat korban meninggal. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Polisi menerima dua laporan temuan mayat di Kabupaten Gianyar pada Minggu (15/11). Seperti temuan mayat pada salah satu hotel berbintang di Desa Puhu, Kecamatan Payangan. Korban Muhamad Yuhendar merupakan tamu asal Jakarta yang baru menginap sejak sehari sebelum ditemukan meninggal.

Informasi dihimpun korban baru datang ke hotel tersebut pada Sabtu (14/11) sore sekitar pukul 18.13 WITA. Kala itu, korban tiba bersama temannya serta dua orang keponakan.

Setiba di loby hotel, mereka sempat mencuci tangan dan melakukan pengukuran suhu. Mereka lantas melakukan proses check in.

Baca juga:  Naker Migran Pulang, Pemerintah Harus Tegas Terapkan Karantina

Keesokan harinya, teman korbam meminta agar dibawakan air mineral pada Minggu pagi sekitar pukul 07.15 WITA. Setelah dibawakan air, ia lantas meminta agar dibawakan kursi roda.

Pihak hotel yang memiliki firasat tidak baik, langsung bergegas menuju kamar yang ditempati. Setiba di kamar itu sudah didapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri, dengan dipangku temannya. Korban lantas dibawa ke RS Payangan.

Hasil pemeriksaan rumah sakit, dipastikan korban sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga:  Jelang Dibukanya Pariwisata Bali, Polisi Amankan Zona Hijau COVID-19

Pohak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. “Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan proses hukum terhadap peristiwa kematian korban, berdasarkan keterangan pihak keluarga bahwa jenasah akan dibawa ke rumah korban di Jakarta,” kata Kapolsek Payangan AKP I Made Tama dikonfirmasi Senin (16/11).

Posisi Tengkurap

Selanjutnya temuan mayat korban Moh Budi Santosa, disebuah rumah kontrakan di Desa Lodtunduh pada Minggu (15/11) malam. Kejadian ini pertama kali diketahui teman korban Suliyanto yang mendatangi rumah kontrakan tersebut.

Baca juga:  Tandatangani MoU, Aqua Mambal Bantu Pembelian Beras Sehat

Kala itu saksi memanggil korban namun tidak ada yang menyahut. Lantaran penasaran, ia lantas mengintip dari ventilasi.

Saat itulah didapati korban di tas ranjang dalam posisi tengkurap. Ia kembali memanggil korban, namun tidak menyahut.

Kejadian ini lantas disampaikan ke temannya yang lain. Hingga aparat kepolisian didatangkan ke lokasi melakukan pengecekan. “Saat ditemukan tubuh korban sudah meninggal dalam keadaan kaku,” ucap Kapolsek AKP I Gede Sudyatmaja dikonfirmasi Senin. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *