I Putu Dian Setiawan. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Sehari setelah nihil tambahan kasus baru, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Tabanan kembali melaporkan kasus baru. Ada delapan terkonfirmasi, per data yang dilansir Selasa (3/11) sore.

Dari delapan kadus tersebut, salah satunya adalah pegawai kontrak yang bertugas di KPU Tabanan. Kini pegawai itu telah menjalani isolasi terpadu di hotel yang disiapkan di wilayah Denpasar.

Koordinator Bidang Informasi Publik, Satgas Penanganan COVID-19 Tabanan, Putu Dian Setiawan, saat dikonfirmasi mengatakan, ada delapan penambahan terkonfirmasi dan seluruhnya disertai gejala. Bahkan dari delapan pasien tersebut ada yang berstatus pelajar usia 18 tahun asal Desa Kediri, guru asal desa Sudimara Tabanan dan pegawai KPU. “Mereka sudah menjalani perawatan dan kini sudah melakukan karantina dan isolasi terpadu,” ucapnya.

Baca juga:  Karena Alasan Ini, Tabanan Belum Mau Buka Pariwisata

Terdapat juga pasien positif dinyatakan sembuh sebanyak tiga orang. Ketiga pasien sebelumnya dirawat di RSUD Tabanan, RS Semara Ratih dan karantina di hotel.

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Tabanan, Putu Gede Weda Subawa membenarkan jika ada salah satu pegawai kontrak yang bertugas di KPU, hasil swabnya terkonfirmasi Covid-19. KPU Tabanan sendiri telah menjadwalkan tiga kali pelaksanaan swab tes untuk jajarannya, dari anggaran pusat (APBN) selama dua hari yakni pada 30 dan 31 Oktober 2020.

Baca juga:  RS Wangaya Larang Masyarakat Jenguk Pasien

Swab tes dilakukan bekerjasama dengan RSUD Tabanan dan dibagi menjadi dua kelompok. Hari pertama sebanyak 18 orang, dan hari kedua pada kedua sebanyak 17 orang. “Dan hasilnya memang keluar bersamaan, didapati satu pegawai kami terkonfirmasi positif,” terangnya.

Terkait dengan salah satu pegawainya tertular COVID-19, Weda Subawa mengatakan sudah melakukan pembersihan atau penyemprotan disinfektan di seluruh gedung kantor KPU. Secara keseluruhan selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. “Karena dia (pegawai terpapar,red) yang paling terakhir di swab dan hasilnya positif sementara lainnya negative, jadi kami sebatas melakukan penyemprotan disinfektan,” ucapnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.