Tim menggunakan baju APD melakukan prosesi pemakaman pasien meninggal positif COVID-19. (BP/dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sudah hampir 2,5 bulan, tepatnya 71 hari berturut-turut, Bali melaporkan tambahan korban jiwa COVID-19. Per Selasa (3/11), terdapat satu pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, pasien ini berasal dari Denpasar. Pasien meninggal merupakan seorang perempuan berusia 54 tahun.

Pasien yang masuk ke RSUD Wangaya pada 19 Oktober 2020 ini terkonfirmasi positif pada 20 Oktober 2020. Pasien meninggal dunia 29 Oktober 2020 dan memiliki komorbid Jantung.

Baca juga:  Masker dan Baju APD Terpenuhi, Kini Permintaan Faceshield Meningkat

Dengan adanya tambahan korban jiwa ini, kumulatif kasus meninggal yang ditangani Bali mencapai 392 orang. Rinciannya 390 WNI dan 2 WNA.

Untuk sebarannya, Denpasar ada di posisi pertama dengan 77 korban jiwa. Gianyar menduduki peringkat kedua dengan 68 orang meninggal. Posisi ketiga diduduki Buleleng dengan 54 orang meninggal.

Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem 50 orang. Badung ada di posisi kelima dengan 45 orang meninggal.

Baca juga:  Oknum Pegawai Bank Mengaku Beli Narkoba dari Napi

Sedangkan Tabanan di posisi keenam dengan 35 kasus meninggal. Posisi ketujuh adalah Bangli dengan 34 kasus.

Klungkung yang melaporkan 16 orang meninggal di posisi kedelapan. Posisi terakhir diduduki Jembrana dengan 11 kasus meninggal. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.