Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Selasa (27/10) kembali lagi terjadi penuranan tambahan kasus COVID-19. Jumlahnya mencapai 65 orang. Adanya penambahan ini menyebabkan kumulatif kasus COVID-19 di Bali mencapai 11.520 kasus.

Jika dirinci dari penularannya, data Satgas Penanganan COVID-19 Bali menunjukkan bahwa transmisi lokal kini jumlahnya mencapai 11.127 orang, pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 305 orang, dan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) mencapai 88 orang.

Untuk sebaran kasus baru, terdapat 1 kabupaten yang nihil tambahan. Yakni Jembrana.

Kasus baru terbanyak disumbangkan Denpasar dengan jumlah 20 orang. Sementara sisanya melaporkan kasus belasan hingga di bawah 10 orang.

Rinciannya, Badung melaporkan tambahan 12 kasus, Gianyar 10 orang, Buleleng 8 orang, Tabanan 6 orang, Bangli 4 orang, Klungkung 3 orang, dan Karangasem 2 orang.

Baca juga:  Hilangkan Kejenuhan Napi, LP Tabanan Gelar Pentas Seni

Korban Jiwa

Kasus meninggal juga bertambah sebanyak 4 orang. Empat kabupaten yang menambahkan jumlah warga meninggal akibat COVID-19 adalah Badung, Denpasar, Klungkung, dan Bangli.

Sehingga, pada hari ini, Denpasar tidak hanya menajdi penyumbang kasus baru terbanyak tapi juga mencatatkan tambahan korban jiwa.

Kumulatif korban jiwa di Bali mencapai 378 orang. Rinciannya 376 WNI dan 2 WNA.

Untuk sebaran kasus meninggal, Denpasar ada di posisi pertama dengan 73 korban jiwa. Gianyar menduduki peringkat kedua dengan 64 orang meninggal. Posisi ketiga diduduki Buleleng dengan 54 orang meninggal.

Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem 49 orang. Badung ada di posisi kelima dengan 44 orang meninggal.

Sedangkan Tabanan dan Bangli ada di posisi keenam dengan 33 kasus meninggal. Posisi ketujuh adalah Klungkung yang melaporkan 15 orang meninggal. Posisi terakhir diduduki Jembrana dengan 11 kasus meninggal.

Baca juga:  Nihil Tambahan Kasus, Masyarakat Diimbau Tetap Disiplin Terapkan Prokes

Kasus Sembuh

Kasus sembuh pada hari ini jumlahnya bertambah 76 orang. Kumulatif kasus sembuh menjadi 10.361 orang.

Untuk sebaran kasus sembuh, satu kabupaten nihil tambahan kasus sembuh, yakni Jembrana. Pada hari ini, Jembrana tidak hanya nihil kasus baru juga tidak ada melaporkan pasien sembuh.

Lima besar dari sebaran kasus sembuh terbanyak adalah Badung 21 orang, Denpasar 18 orang, Tabanan 8 orang, Klungkung, Gianyar dan Karangasem sama-sama melaporkan 7 pasien sembuh, dan Buleleng melaporkan 6 pasien sembuh. Kasus sembuh terkecil disumbangkan Bangli dengan jumlah 2 orang.

Kasus Aktif

Dari seluruh kumulatif kasus yang ditangani Bali, 781 orang dari total kasus masih dirawat dan tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Baca juga:  Ini, Hasil Autopsi Pelajar yang Tewas dengan Leher Tergorok

Pemegang posisi pertama atau yang paling banyak menyumbangkan kasus aktif sudah bukan Gianyar lagi. Badung ada di posisi pertama dengan 181 kasus aktif.

Denpasar kembali ada di posisi kedua dengan 176 kasus aktif. Kemudian Gianyar di posisi ketiga dengan 162 kasus aktif.

Peringkat keempat diduduki Tabanan dengan 61 kasus aktif. Posisi kelima adalah Klungkung yang memiliki 56 kasus aktif.

Selanjutnya Karangasem ada di posisi keenam dengan 44 kasus aktif. Kemudian Buleleng di posisi ketujuh dengan 41 kasus aktif.

Posisi kedelapan dipegang Jembrana dengan 31 kasus aktif dan Bangli di posisi kesembilan dengan 27 kasus aktif.

Juga masih ada 1 WNA dan 1 orang dari kabupaten lainnya yang dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.