Tangkapan layar peta sebaran COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah kasus COVID-19 di Bali pada Jumat (23/10) mengalami penurunan dari sehari sebelumnya. Tambahan harian yang dilaporkan mencapai 78 orang dari sehari sebelumnya 83 orang.

Adanya penambahan ini menyebabkan kumulatif kasus COVID-19 di Bali mencapai 11.203 kasus. Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, penularannya adalah transmisi lokal 10.809 orang, pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 305 orang, dan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) mencapai 89 orang.

Satu kabupaten nihil melaporkan kasus baru, yakni Bangli. Sebaran kasus didominasi 4 daerah. Di posisi pertama adalah Denpasar dengan tambahan 22 kasus, Klungkung ada di posisi kedua dengan 14 kasus, Badung dan Buleleng sama-sama melaporkan 11 kasus baru.

Sementara 4 kabupaten lainnya melaporkan 10 kasus dan di bawah itu. Rinciannya Jembrana melaporkan sebanyak 10 orang, Tabanan 4 orang, Gianyar 3 orang, dan Karangasem 2 orang.

Baca juga:  Dalam 2 Hari, Segini Jumlah WNA Ditolak Masuk Bali Karena Riwayat ke Tiongkok

Kasus Aktif

Dari seluruh kumulatif kasus yang ditangani Bali, hanya sekitar 7 persen yang masih dirawat atau merupakan kasus aktif. Yakni 787 orang (7,02 persen) dari total kasus masih dirawat dan tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Pemegang posisi pertama atau yang paling banyak menyumbangkan kasus aktif adalah Gianyar dengan jumlah 176 pasien masih dirawat. Badung ada di posisi kedua dengan 167 kasus aktif. Kemudian, posisi ketiga dipegang Denpasar dengan 157 kasus.

Peringkat keempat diduduki Tabanan dengan 66 kasus aktif. Posisi kelima adalah Klungkung yang memiliki 61 kasus aktif.

Selanjutnya Buleleng ada di posisi keenam dengan 54 kasus aktif. Kemudian Karangasem di posisi ketujuh dengan 51 kasus aktif.

Posisi kedelapan dipegang Jembrana yang mengalami peningkatan kasus baru sehingga kasus aktifnya mencapai 31 orang. Posisi kesembilan adalah Bangli dengan kasus aktif sebanyak 22 orang.

Baca juga:  Saat Ditangkap, Pelaku Penipuan Sewa Ruko Diduga Sedang Nyabu

Juga masih ada 1 WNA dan 1 orang dari kabupaten lainnya yang dirawat.

Kasus Sembuh

Kasus sembuh pada hari ini jumlahnya bertambah sama dengan kasus baru. Terdapat 78 orang dinyatakan sembuh. Kumulatif kasus sembuh menjadi 10.055 orang (89,75 persen).

Untuk sebaran kasus sembuh, tiga kabupaten melaporkan nihil tambahan. Yakni Jembrana, Bangli, dan Klungkung.

Sebaran kasus sembuh terbanyak ada di Denpasar sebanyak 28 orang. Peringkat kedua yang melaporkan tambahan kasus sembuh cukup banyak adalah Badung dengan 18 kasus. Di posisi ketiga adalah Gianyar dan Karangasem yang sama-sama melaporkan 9 kasus sembuh.

Sementara itu, 2 kabupaten melaporkan kasus sembuh di bawah 10 orang. Yaitu Tabanan melaporkan tambahan 8 pasien sembuh dan Buleleng sebanyak 6 orang sembuh.

Kasus Meninggal

Kasus pasien meninggal juga masih dilaporkan. Pada hari ini ada 3 kabupaten yang bertambah korban jiwanya akibat COVID-19. Total ada 6 korban jiwa baru yang dilaporkan.

Baca juga:  71 SMA/SMK di Jabar Sudah Bisa KBM Tatap Muka

Penyumbang korban jiwa terbanyak hari ini adalah Gianyar dengan 3 orang meninggal. Disusul Denpasar 2 orang dan Tabanan 1 orang.

Kumulatif korban jiwa di Bali mencapai 361 orang (3,22 persen). Rinciannya 359 WNI dan 2 WNA.

Untuk sebaran kasus meninggal, Denpasar ada di posisi pertama dengan 71 korban jiwa. Gianyar menduduki peringkat kedua dengan 61 orang meninggal. Posisi ketiga diduduki Buleleng dengan 51 orang meninggal.

Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem 48 orang. Badung ada di posisi kelima dengan 41 orang meninggal.

Sedangkan Tabanan ada di posisi keenam dengan 33 kasus meninggal. Posisi ketujuh adalah Bangli yang mencatatkan 29 orang meninggal karena COVID-19.

Posisi kedelapan adalah Klungkung yang melaporkan 14 orang meninggal. Posisi terakhir diduduki Jembrana dengan 11 kasus meninggal. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.