Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah kasus COVID-19 di Bali pada Kamis (22/10) mengalami penurunan dari sehari sebelumnya. Tambahan harian yang dilaporkan mencapai 83 orang dari sehari sebelumnya 87 orang.

Adanya penambahan ini menyebabkan kumulatif kasus COVID-19 di Bali sudah melampaui 11 ribu orang. Tepatnya terdapat 11.125 kasus yang ditangani Bali sejak kasus COVID-19 merebak pada pertengahan Maret 2020.

Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, seluruh kasus baru merupakan transmisi lokal. Sehingga, komposisi kasus dilihat dari penularannya adalah transmisi lokal 10.732 orang, pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 305 orang, dan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) mencapai 88 orang.

Seluruh kabupaten/kota melaporkan kasus baru. Sebaran kasus masih didominasi 3 daerah. Denpasar dan Gianyar pada hari ini menjadi penyumbang kasus COVID-19 harian terbanyak dengan jumlah 20 orang. Sedangkan posisi selanjutnya adalah Badung dengan 14 kasus baru.

Baca juga:  Memupuk Cinta Masakan Tradisional, PVF Gelar Lomba Ngelawar

Sementara 6 kabupaten lainnya melaporkan kasus di bawah 10 orang. Rinciannya Buleleng sebanyak 8 orang, Bangli 7 orang, Klungkung 6 orang, Tabanan 4 orang, Karangasem dan Jembrana sama-sama melaporkan tambahan 2 kasus.

Kasus Meninggal

Kasus pasien meninggal juga masih dilaporkan. Pada hari ini ada 2 kabupaten yang bertambah korban jiwanya akibat COVID-19.

Kasus baru tersebar di Badung dan Bangli. Dua kabupaten itu masing-masing melaporkan 1 kasus meninggal.

Kumulatif korban jiwa di Bali mencapai 355 orang. Rinciannya 353 WNI dan 2 WNA.

Untuk sebaran kasus meninggal, Denpasar ada di posisi pertama dengan 69 korban jiwa. Gianyar menduduki peringkat kedua dengan 58 orang meninggal. Posisi ketiga diduduki Buleleng dengan 51 orang meninggal.

Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem 48 orang. Badung ada di posisi kelima dengan 41 orang meninggal.

Baca juga:  Polres Gianyar Tatap Muka dengan Perwakilan Mahasiswa

Sedangkan Tabanan ada di posisi keenam dengan 32 kasus meninggal. Posisi ketujuh adalah Bangli yang mencatatkan 29 orang meninggal karena COVID-19.

Posisi kedelapan adalah Klungkung yang melaporkan 14 orang meninggal. Posisi terakhir diduduki Jembrana dengan 11 kasus meninggal.

Kasus Sembuh

Kasus sembuh pada hari ini lebih banyak dari kasus baru. Terdapat 94 orang dinyatakan sembuh. Kumulatif kasus sembuh menjadi 9.977 orang.

Untuk sebaran kasus sembuh, satu kabupaten melaporkan nihil tambahan, yakni Bangli. Sebaran kasus sembuh terbanyak ada di Klungkung sebanyak 20 orang.

Peringkat kedua yang melaporkan tambahan kasus sembuh cukup banyak adalah Denpasar dengan 17 kasus. Di posisi ketiga adalah Badung dengan 14 kasus sembuh.

Sementara itu, 5 kabupaten melaporkan kasus sembuh bervariasi dari belasan orang hingga di bawah 10 orang. Rinciannya, Jembrana melaporkan 12 kasus sembuh, Gianyar dan Buleleng sama-sama melaporkan 10 kasus sembuh, Karangasem 7 pasien sembuh, dan Tabanan 4 pasien sembuh.

Baca juga:  Pengungsi Asal Rendang Lahirkan Bayi Kembar

Kasus Aktif

Masih ada kasus aktif sebanyak 793 orang. Pemegang posisi pertama adalah Gianyar dengan jumlah 185 pasien masih dirawat. Badung ada di posisi kedua dengan 174 kasus aktif. Kemudian, posisi ketiga dipegang Denpasar dengan 165 kasus.

Peringkat keempat diduduki Tabanan dengan 70 kasus aktif. Posisi kelima adalah Karangasem yang kini masih memiliki 58 kasus aktif.

Selanjutnya Buleleng ada di posisi keenam dengan 49 kasus aktif. Kemudian Klungkung di posisi ketujuh dengan 47 kasus aktif. Posisi kedelapan dipegang Bangli yang mengalami peningkatan kasus baru sehingga kasus aktifnya mencapai 22 orang. Posisi kesembilan adalah Jembrana dengan kasus aktif sebanyak 21 orang.

Juga masih ada 1 WNA dan 1 orang dari kabupaten lainnya yang dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.