Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 yang dilaporkan Bali pada Rabu (7/10) kembali ada di atas 100 orang. Terdapat juga korban jiwa yang dilaporkan hari ini.

Menurut Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Bali, seluruh kasus sebanyak105 orang terdiri dari 1 pelaku perjalanan dalam negeri dan 104 transmisi lokal.

Kumulatif kasus transmisi lokal yang ditangani Bali mencapai 9.259 orang.

Selain transmisi lokal, dari kumulatif positif 9.652 kasus yang ditangani Bali, terdapat kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 305 orang. Sedangkan untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) mencapai 88 orang.

Kasus meninggal bertambah sebanyak 5 orang. Tiga kabupaten kembali menambahkan kasus kematian.
Denpasar merupakan penyumbang terbanyak kasus kematian untuk hari ini, yaitu sebanyak 3 orang. Sedangkan dua kabupaten lainnya, yakni Gianyar dan Buleleng sama-sama bertambah 1 orang meninggal.

Kumulatifnya berjumlah 306 orang. Rinciannya 304 WNI dan 2 WNA.

Baca juga:  Bersih Sampah Plastik dan Pementasan Seniman Lintas Negara Digelar Manik Bumi Foundation

Untuk lima besar yang paling banyak mencatatkan kasus kematian yaitu Denpasar 58 orang, posisi kedua adalah Karangasem dan Gianyar dengan 47 korban jiwa.

Posisi ketiga adalah Buleleng yang melaporkan 43 korban jiwa. Badung ada di posisi keempat dengan jumlah 36 korban jiwa.

Sementara itu, Bangli dan Tabanan melaporkan 28 orang meninggal ada di posisi kelima.

Klungkung melaporkan 10 pasien COVID-19 meninggal. Di posisi terakhir adalah Jembrana yang melaporkan 6 korban jiwa.

Kasus Baru

Untuk sebaran kasus baru, seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan. Denpasar, kembali menjadi yang terbanyak menyumbang kasus harian, dengan jumlah 33 orang.

Jadi pada hari ini, tak hanya menjadi penyumbang kasus meninggal terbanyak, Ibukota Bali ini juga menjadi penyumbang terbanyak kasus harian.

Di posisi kedua adalah Gianyar bertambah 20 kasus baru. Posisi ketiga Badung dengan 17 kasus baru.

Baca juga:  Kembangkan Tiga Komoditi, Bali Kerjasama dengan Jepang

Sedangkan keempat adalah Buleleng dan Jembrana yang sama-sama bertambah 9 pasien COVId-19.

Posisi kelima adalah Tabanan dan Bangli yang sama-sama melaporkan 5 kasus baru.

Dua kabupaten melaporkan kasus di bawah 5 orang. Yaitu Klungkung 3 orang dan Karangasem 1 orang. Juga terdapat 1 WNA dan 1 orang dari kabupaten lainnya yang terkonfirmasi positif.

Tambahan pasien COVID-19 sembuh yang dilaporkan Bali ini lebih banyak dari kasus baru. Dari data, terdapat 120 orang yang tercatat sudah sembuh sehingga kumulatifnya menjadi 8.192 orang.

Jika dilihat dari sebarannya, satu kabupaten nihil melaporkan pasien sembuh. Yaitu Jembrana.

Sedangkan untuk penyumbang pasien sembuh terbanyak dilaporkan Badung. Sebanyak 48 pasien sembuh dilaporkan.
Untuk posisi kedua, Denpasar dengan 29 orang.

Kemudian di posisi ketiga adalah Gianyar sebanyak 11 orang. Keempat adalah Tabanan dan Klungkung yang melaporkan 9 pasien sembuh.

Baca juga:  Tambah Satu Lagi, PDP COVID-19 di RSUD Buleleng

Kemudian, posisi kelima adalah Buleleng yang melaporkan 8 pasien sembuh.

Sementara itu, dua kabupaten melaporkan tambahan pasien sembuh sebanyak 3 orang, yakni Bangli dan Karangasem.

Kasus Aktif

Masih ada kasus aktif sebanyak 1.153 orang. Pemegang posisi pertama adalah Kabupaten Badung. Jumlah kasus aktifnya sebanyak 332 orang.

Denpasar balik ke posisi kedua seiring makin tingginya tambahan kasus. Kasus aktifnya sebanyak 254 orang.

Gianyar ada di posisi ketiga dengan kasus aktif 196 orang. Posisi keempat kembali diambil Tabanan dengan jumlah kasus 105 orang. Di posisi kelima Karangasem dengan jumlah 66 orang.

Selain itu, sisa 4 kabupaten, kasus aktifnya masih mencapai puluhan orang. Yakni Jembrana 58 orang, Buleleng 53 orang, Klungkung 51 orang, dan Bangli 35 kasus aktif.

Juga masih ada 2 WNA dan 1 orang dari kabupaten lainnya yang dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.