A.A. Rai Sita Laksmi. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Hampir tujuh bulan setelah dinyatakan sebagai wabah pandemi, penyebaran virus Corona (COVID-19) di Tanah Air dan Bali pada khususnya belum menunjukkan tren penurunan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memutus rantai penyebarannya.

Bahkan, setelah dibuka era tatanan kehidupan baru (new normal), penyebarannya semakin masif. Ternyata, hal ini dipicu oleh perilaku masyarakat yang kurang disiplin menaati protokol kesehatan (prokes).

Padahal, salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19 saat ini adalah dengan menaati prokes. Sebab, sampai saat ini belum ditemukan obat maupun vaksin Covid-19. ‘’Salah satu kunci untuk menekan penyebaran Covid-19, masyarakat harus menaati protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti wajib memakai masker saat melakukan kegiatan formal maupun kegiatan individual seperti ke pasar,’’ ujar Direktur Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si., Senin (5/10).

Baca juga:  Tak Sulit Budayakan Taat Prokes Covid-19

Selain wajib memakai masker, prokes lainnya juga harus dilakukan oleh masyarakat. Seperti, selalu mencuci tangan saat menyentuh sesuatu, selalu menjaga jarak saat beraktivitas, dan menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi. ‘’Masyarakat harus sadar dari dirinya sendiri untuk menjaga kesehatan, baik kesehatan diri sendiri maupun kesehatan orang lain. Jadi lebih ke konsep Tat Twam Asi, menjaga diri sendiri sama dengan menjaga orang lain,’’ ujarnya.

Baca juga:  Aniaya Pacar, Pria Ini Diadili

Selain itu, lanjut Sita Laksmi, saling mengingatkan satu sama lain juga sangat penting dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Terutama, dalam hal disiplin penerapan prokes. Misalnya, mengingatkan dengan sopan kepada seseorang yang tidak memakai masker saat melakukan aktivitas di luar. ‘’Semakin baik kita dalam menaati protokol kesehatan, maka pandemi Covid-19 akan cepat belalu, sehingga kita semua bisa beraktivitas normal kembali,’’ tegasnya. (win)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.