Rektor Unhi Denpasar, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. (3 dari kanan) bersama Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, MA. (3 dari kiri) melepas Balon ke udara sebagai tanda dibukanya kegiatan Mahasisya Uoanayana 2020 di Lapangan Kampus setempat, Senin (21/9). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di tengah pandemi Covid-19, animo generasi muda milenial untuk mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar tidak mengalami penurunan signifikan. Sebanyak 667 orang mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 telah resmi diterima.

Mereka mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau Mahasisya Upanayana selama empat hari, 21-24 September 2020. Pembukaan Mahasisya Upanayana yang mengusung tema “Menciptakan Generasi yang Berkarakter, Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong dan Berintegritas” dilakukan Rektor Unhi Denpasar, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. bersama Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A., di lapangan kampus setempat, Senin (21/9).

Baca juga:  Senator RI Dukung Bangli Beri Presentase Lebih ke Desa Penglipuran

Kegiatan Mahasisya Upanayana dilakukan secara daring (online). Hanya perwakilan masing-masing program studi (prodi) yang mengikuti pembukaan secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Rektor Unhi Denpasar, Prof. Damriyasa, didampingi Ketua Panitia yang juga Wakil Rektor III Unhi Denpasar, Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. mengatakan, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, jumlah mahaiswa baru Unhi Denpasar tidak mengalami penurunan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Unhi Denpasar masih dipercaya oleh masyarakat, terutama generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.