Sekretaris GTPP COVID-19 Provinsi Bali, I Made Rentin. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Lingkungan keluarga menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Bali. Jumlahnya pun disebut sudah mengkhawatirkan.

Diduga munculnya klaster keluarga ini akibat tidak disiplinnya para orang tanpa gejala (OTG) COVID-19 saat melakukan karantina mandiri. Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali pun menambah satu hotel untuk tempat karantina pasien positif COVID-19.

Hotel itu yakni Ibis Kuta, Badung, yang berkapasitas 300 kamar. Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin, menyebutkan, hotel ini diperuntukkan bagi pasien positif COVID-19 yang tak bergejala atau pasien dengan gejala ringan. “Sore ini akan diaktivasi,” ujarnya, Senin (21/9).

Baca juga:  Diskominfo Gianyar Gelar Sosialisasi Persandian Dan Pengenalan Peralatan Sandi

Masih menurut Rentin, Dari pemantauan di lapangan, lingkungan keluarga menjadi klaster baru penularan COVID-19 dan sangat mengkwatirkan. Ia menyebutkan, banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat bersama keluarga maupun kerabat.

“Ada kecenderungan karantina mandiri di rumah relatif tidak disiplin terhadap prokes (protokol kesehatan). Rasa kekeluargaan yang mendalam membuat anggota keluarga yang lain datang jenguk, padahal berisiko,” ungkapnya.

Selain di lingkungan keluarga, penularan juga kerap muncul di lingkungan kantor. Itu disebabkan karena sering dilakukan …

Baca juga:  Korban Jiwa COVID-19 Tambah 6 Orang, Riwayat Penyakitnya Seperti Ini

Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.