Jubir COVID-19 Jembrana, Gusti Agung Arisantha. (BP/dok)

NEGARA, BALIPOST.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jembrana mencatat satu orang pasien probable meninggal dunia, Sabtu (19/9). Pasien asal Kelurahan Dauhwaru itu memiliki riwayat jantung, sesak nafas serta ditemukan pneumonia.

“Pasien berjenis kelamin laki-laki merupakan PNS berusia 50 tahun bekerja sebagai sopir di salah satu OPD Pemkab Jembrana meninggal, Sabtu kemarin, pukul 02.25 WITA di RSU Negara dengan status probable COVID-19,” ujar Jubir GTPP Covid Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, dalam keterangan persnya, Minggu (20/9).

Baca juga:  PDP di RSU Negara Bertambah

Artinya pasien ini memiliki gejala klinis yang sangat mengarah sebagai pasien terkonfirmasi COVID-19, namun uji swabnya belum keluar. Sesuai pedoman, baik pasien suspect, probable maupun terkonfimasi jika meninggal tetap dimakamkan secara protokol pemakaman jenazah COVID-19.

Sehingga jumlah pasien COVID-19 di Jembrana yang meninggal dunia, untuk pasien terkonfirmasi 5 orang, pasien suspect 1 orang serta pasien probable 2 orang.

Sementara untuk data pasien sembuh dari Sabtu bertambah sebanyak 14 orang. Rinciannya 4 orang merupakan pasien yang dirawat di ruang isolasi RSU Negara, serta 10 orang warga terkonfirmasi yang jalani isolasi mandiri.

Baca juga:  Sopir Truk Lakukan Rapid Test di Gilimanuk, Hasilnya Positif

Dari 10 orang yang sembuh setelah jalani isolasi mandiri itu, salah satunya dinyatakan sembuh yakni Sekda Jembrana I Made Sudiada. “Pasien sembuh setelah jalani isolasi mandiri merupakan warga yang terkonfirmasi tanpa gejala atau riwayat komorbid. Sesuai pedoman yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, penanganan melalui isolasi mandiri ini dibenarkan namun tetap dalam pengawasan aparat maupun puskesmas wilayah,” kata Arisantha.

Ia menjelaskan selain tambahan sembuh, pihak gugus tugas juga mencatatkan tambahan kasus positif baru. Sebanyak tiga orang dinyatakan positif merupakan warga Desa Pekutatan, Yehembang, serta Kelurahan BB Agung.

Baca juga:  Naker Migran di Jembrana Diminta Karantina Mandiri, Diawasi Tim Surveilans

Dengan demikian secara kumulatif jumlah kasus positif di Jembrana sebanyak 210 kasus. Sedangkan jumlah yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 194 orang dengan lima kasus meninggal dunia.

Terkini, RSU Negara masih merawat sebanyak 21 pasien COVID-19 dengan rincian pasien terkonfirmasi 9 orang, pasien suspect 9 orang, serta pasien probable 3 orang. Dua orang lagi pasien terkonfirmasi menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.