Ketut Suarjaya. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak empat pasien COVID-19 di Bali dilaporkan meninggal dunia, Rabu (16/9). Masing-masing 2 pasien berasal dari Karangasem dan Buleleng.

Khusus pasien dari Buleleng tidak diketahui memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Keempat pasien meninggal dunia terdiri dari 2 orang laki-laki dan 2 orang perempuan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya.

Pasien meninggal pertama dari Karangasem, lanjut Suarjaya, adalah laki-laki berusia 51 tahun. Pasien dirawat di RSUD Karangasem sejak 24 Agustus 2020.

Baca juga:  Korem Berlakukan Satu Pintu, Ini Penyebabnya

Pasien meninggal dunia 15 September 2020 serta diketahui memiliki komorbid Gagal Ginjal dan Hipertensi. Pasien kedua dari Karangasem juga laki-laki berusia 64 tahun.

“Pasien ini masuk ke RSUD Karangasem tanggal 31 Agustus 2020. Meninggal dunia 15 September 2020. Pasien memiliki komorbid Jantung dan Hepatitis,” imbuhnya.

Suarjaya menambahkan, pasien ketiga dan keempat semuanya perempuan dari Buleleng. Pasien ketiga, perempuan berusia 67 tahun yang meninggal dunia 30 Agustus 2020. Sebelumnya masuk ke RSUD Buleleng pada 22 Agustus 2020. Pasien keempat, perempuan berusia 61 tahun yang meninggal dunia 25 Agustus 2020. Pasien dirawat di RSUD Buleleng sejak 22 Agustus 2020.

Baca juga:  47 Bacaleg Denpasar Tidak Memenuhi Syarat

“Komorbid keduanya sama-sama tidak diketahui,” tandasnya. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.