Pembatasan Pelayanan yang dilakukan di kantor Camat Negara. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com -Klaster perkantoran muncul di Jembrana. Sejumlah pegawai yang terkonfirmasi COVID-19 di Jembrana, membuat sejumlah kantor memberikan pelayanan terbatas.

Dari pengamatan, di luar Kantor Pemkab Jembrana di jalan Surapati, Kantor Camat Negara dan Puskesmas menerapkan pembatasan pelayanan tersebut. Di Kantor Kecamatan Negara, pembatasan pelayanan dilakukan selama tiga hari mulai Senin (31/8) hingga Rabu (2/9). Upaya ini untuk mencegah penyebaran virus pada pegawai.

Baca juga:  Diberikan Obat Salah, Pasien Protes Dokter Puskemas Buleleng Tiga

Camat Negara I Wayan Andy Suka Anjasmara kepada wartawan mengatakan adanya pembatasan pelayanan di kantor camat Negara dikarenakan ada salah satu penyuluh yang bertugas di masih satu areal dengan kantor camat positif COVID-19. Karena itu untuk pencegahan penyebaran lebih luas, dilakukan sterilisasi selama tiga hari ini.

Tidak ada penutupan kantor, melainkan hanya pembatasan pelayanan. Sejumlah petugas kantor Camat juga nampak masih melakukan pelayanan hanya saja aktivitas tidak seperti hari biasa.

Baca juga:  PPDB Jalur Zonasi SMA, Verifikasi Perlu Waktu Lama

Tidak banyak pegawai yang bertugas di kantor camat. Hal itu dilakukan agar tidak ada kerumunan pegawai di samping upaya sterilisasi. Selain di Kantor Camat, dua puskesmas di Kecamatan Negara menerapkan pembatasan pelayanan.

Dua Puskesmas itu di antaranya Puskesmas II Negara di Desa Pengambengan.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Arisantha pembatasan pelayanan di Puskesmas itu berkaitan dengan rawat inap. Sementara selama 14 hari, rawat inap ditiadakan. Tetapi untuk pelayanan umum masih tetap berjalan seperti biasa.

Baca juga:  Ratusan Warga di Luar KRB Masih Mengungsi di Klungkung

Pembatasan ini juga upaya untuk sterilisasi Puskesmas. Diakui di Puskesmas itu terdapat dua tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif, dokter dan bidan.

Setelah proses sterilisasi selesai selama 14 hari dan penelusuran kontak erat selesai, pelayanan puskesmas kembali normal. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.