Pohon beringin yang tumbang ke Danau Batur. (BP/Ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Sebuah pohon beringin berusia puluhan tahun yang tumbuh di samping Pura Tirta Danu Gadang Dalem Pengelepasan, Desa Adat Buahan, Kintamani tumbang. Tumbangnya pohon berukuran besar itu mengakibatkan sebuah pelinggih yang ada di dekatnya roboh.

Penyebab tumbangnya beringin itu dipicu karena akar pohon sudah lapuk akibat terus menerus terendam air Danau Batur yang meluap.

Bendesa Adat Buahan I Made Antara, Jumat (28/8) mengatakan pohon beringin itu tumbang pada Kamis (27/8) sore. Pohon tumbang ke arah danau Batur. Kejadian itu mengakibatkan sebuah pelinggih yang ada di dekatnya yakni pelinggih petirtan batang bingin, roboh.

Baca juga:  Menjaga Sumber Mata Air

Posisi pelinggih itu ada di luar areal Pura Tirta Danu Gadang Dalem Penglepasan. “Pura Tirta Danu Gadang tidak kena,” ungkapnya.

Menurut Antara, penyebab tumbangnya beringin itu diduga karena kondisi akar pohon yang sudah lapuk. Ditambah adanya angin kencang. Kata dia, sudah hampir enam tahunan terakhir beringin yang berada persis di pinggir Danau Batur itu akarnya terendam air danau yang meluap. “Airnya tidak pernah surut sehingga menyebabkan hampir 98 persen akarnya lapuk,” jelasnya.

Baca juga:  Jelang Karya di Pura Ulun Danu Batur, Arus Lalin Dialihkan

Sebagaimana informasi yang didapatnya, pohon beringin tersebut diperkirakan berusia 80 tahun. Pohon beringin itu sangat dikeramatkan masyarakat. Banyak yang mempercayai tempat itu baik untuk melukat memohon kesembuhan.

Sementara Pura Tirta Danu Gadang Dalem Pengelepasan yang berdisi persis di samping pohon beringin, dipercaya untuk tempat memohon berkah. “Orang-orang yang cari jabatan banyak tangkil ke sana,” terangnya.

Pasca tumbangnya beringin tersebut, pihak Desa adat setempat akan melaksanakan upacara prayascita di lokasi. Selanjutnya batang pohon yang tumbng ke danau akan dipotong dan dibersihkan. Untuk sementara areal di sekitar pohon beringin itu ditutup. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.