Proses pembersihan akhir material pohon beringin yang tumbang di depan Puri Kantor, Jalan Suweta, Ubud, akhirnya dinyatakan selesai pada Jumat (20/2). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Proses pembersihan material pohon beringin yang tumbang di depan Puri Kantor, Jalan Suweta, Ubud, akhirnya dinyatakan selesai pada Jumat (20/2). Penanganan yang memakan waktu cukup lama ini ditutup dengan tahap akhir pembersihan sisa material serta perbaikan utilitas umum di kawasan tersebut.

​Kepala Pelaksana BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, IGN Dibya Presasta, memastikan kondisi jalur utama Ubud kembali kondusif. ​Keberhasilan penanganan ini tidak terlepas dari kerja keras TRC Multisektor Gianyar serta kolaborasi solid melibatkan berbagai unsur, diantaranya Dinas PUPR, DLH, PLN, Satpol PP dan Damkarmat, TNI, dan Polri.

Baca juga:  Sungai Yeh Panahan Angker, Pemacing Pernah Lihat Perempuan Cantik

​Pascakejadian bencana hidrometeorologi tersebut, keluarga besar puri melaksanakan kewajiban secara niskala. Pangelingsir Puri Kantor Ubud yang juga Wakil Ketua DPRD Gianyar, Tjokorda Gede Asmara Putra menyampaikan bahwa pihak puri menggelar upacara mecaru ngeresigana kerubuhan. Upacara ini bertujuan untuk menyucikan kembali areal puri setelah tertimpa musibah (pohon tumbang).

​”Upacara pecaruan dimulai pukul 09.00 WITA di Puri Saren, yang kemudian dilanjutkan dengan upacara serupa di Puri Kantor,” jelas Cok Asmara Putra.

Baca juga:  Pengurusan Dokumen Kependudukan Bisa Pakai GoSend

​Dengan tuntasnya pembersihan fisik dan pelaksanaan upacara adat, aktivitas di Jalan Suweta dan area sekitar Puri Kantor Ubud kini diharapkan kembali normal dan harmonis. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN