Reisa de Benito Hidayah. (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pegolf Reisa de Benito Hidayah sukses meraih ‘Best Gross Overall’ untuk kelompok putri, pada turnamen golf junior Sirkuit Bali Open Seri III di Lapangan Golf Bali Handara Golf and Country Club, Bedugul, pada Minggu (9/8). Sementara, disektor putra pegolf Nathan Keefe Pangestu merebut ‘Best Gross Overall’.

Dalam turnamen yang diikuti 41 pegolf junior itu, dibedakan berdasarkan kelompok umur. Untuk putra kategori A juaranya Kea dan Kaii, kemudian kategori B Fellipe dan Vadra, kategori C kenneth dan Margoz, serta kategori D Diva dan Edward.

Baca juga:  Ambisi Jadi Pusat Pengembangan Kendaraan Listrik, Bali Jadi Pilot Project

Sedangkan, pada bagian putri kategori A juaranya Jessica, kemudian Kategori B Decylva dan Nipta Pratiwi, kategori C Charlyn dan Alifa Lie, serta kategori D Reisa dan Quinn. Sekum Pengprov PGI Bali, Eddy Pantja, di Denpasar, Senin (10/8) menuturkan, pihaknya bangga dan tak menyangka pada event Sirkuit Bali Open Seri III ini pesertanya membludak, hingga 41 atlet junior. “Padahal, pada event sebelumnya Sirkuit Bali Open Seri II peserta 26 pegolf,” ungkap dia.

Hebatnya lagi, peserta dari Bali Handara tercatat 13 pegolf. Yang membanggakan, di antara peserta bukan hanya dari kalangan orang mampu, tetapi juga diikuti peserta pegolf junior yang merupakan putra putri dari caddy. Eddy pantja menegaskan, melalui turnamen ini muncul pegolf belia yang berbakat dan bertalenta.

Baca juga:  Lewati Pergantian Tahun, Bupati Bharata Ajak Warga Berdoa untuk Gunung Agung

Ia optimis, jika mereka dipoles terus dan dibina secara kontinyu, maka kelak Bali akan melahirkan pegolf-pegolf andal. “Saya kira pesertanya lumayan banyak, di saat penyelenggaraan turnamen ini yang memasuki era new normal,” sebut Eddy. Bahkan, pegolf yang sebelumnya tak pernah turun pada event, justru ikut memeriahkan turnamen golf junior ini.

Ia mengharapkan, melalui ajang sirkuit Bali Open ini, pembibitan sekaligus regenarasi atlet bisa diwujudkan. “Melalui turnamen ini, bibit-bibit yang muncul justru skill-nya makin matang,” terang Eddy. Ia tetap mengagendakan, Sirkuit Bali Open Seri IV, yang digulirkan tiap bulan. Hanya, jadwalnya harus disesuaikan dengan kegiatan para orangtua atlet. “Kami sedianya mengadakan kejuaraan ini rutin tiap bulan,” kata dia. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.