Bupati Suwirta saat menandatangani prasasti perubahan nama menjadi UPTD. RSUD Gema Santi Nusa Penida. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan pengukuhan dan pelantikan pejabat lingkup Pemkab Klungkung di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (27/7). Pelantikan disaksikan Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Anom, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra dan undangan terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta menegaskan agar mereka mampu menunjang peningkatan kualitas pelayanan RSUD Gema Santi Nusa Penida. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Klungkung Nomor : 821/135/BKPSDM/2020 tentang Pengangkatan/Pengukuhan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Klungkung, pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya ini terdiri 4 orang.

Baca juga:  Wujudkan Lingkungan Bersih, Bupati Minta Perangi Sampah

Antara lain pejabat administrator dan pejabat pengawas dari golongan IV/a hingga III/d, III/c yang bertugas di UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida. Bupati Suwirta menyampaikan selamat kepada pejabat administrator dan pejabat pengawas yang baru dilantik sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, untuk mengayomi masyarakat khususnya di pelayanan dasar di bidang kesehatan.

Bupati Suwirta berharap pejabat yang bertugas ini bisa menjalankan konsep marketing untuk mempromosikan keunggulan dan kelebihan RSUD Gema Santi. “Agar menjadi RS kecintaan dan mendapat kepercayaan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Membidik Wisatawan Berbelanja

Menurut Suwirta, rumah sakit tidak akan bisa terkenal dan bagus, kalau konsep-konsep marketing itu tidak dijalankan dengan baik. Sehingga Bupati asal Nusa Ceningan ini, mewanti-wanti agar jangan menyia-nyiakan kesempatan ini.

Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga meminta kepada setiap puskesmas, pasien yang dirujuk harus ke RSUD Kabupaten Klungkung serta meningkatkan rasa memiliki pada setiap tugasnya. Jangan sampai tidak fokus dengan pikiran bercabang dalam mengurus manajemen rumah sakit.

Baca juga:  Dari Usai Reses Sejumlah Anggota DPRD Bali Positif COVID-19 hingga Kumulatif Kasus Positif Lampaui 7.500 Orang

Ini sangat mempengaruhi maju dan tidaknya sebuah rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik. Selain itu Bupati juga meminta untuk selalu menjaga dan merawat Rumah Sakit maupun SDM yang ada.

Sehingga ke depan bisa menjadi kebanggaan masyarakat. “Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa harus menjadi yang terbaik. Biarkan masyarakat yang menilai,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Suwirta juga melakukan penandatanganan prasasti perubahan nama dari UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida menjadi UPTD. RSUD Gema Santi Nusa Penida. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.