Aspal jalan di jalan utama Denpasar-Gilimanuk menuju Pelabuhan dibongkar untuk pemeliharaan jalan. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Pemeliharaan jalan jalur utama ke Pelabuhan Gilimanuk mulai dilakukan. Jalan dengan lebar enam meter dengan dua ruas jalan ini merupakan akses keluar dan masuk kendaraan keluar masuk Bali. Namun dari informasi proyek pemeliharaan jalan di jalur ini hanya sepanjang kurang dari satu kilometer. Tepatnya dari depan Terminal Gilimanuk hingga di depan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.

Dari pemantauan di lokasi, perbaikan dimulai sejak Rabu (15/7) lalu diawali dengan pembongkaran aspal. Informasi dari pekerja, pemeliharaan jalan ini dilakukan secara bertahap satu lajur selebar tiga meter. “Jalan ini masuk yang dilakukan pemeliharaan karena sering dilintasi,” terang salah seorang pekerja. Dengan adanya perbaikan tersebut, akses kendaraan yang hendak melintas di jalan utama itu dialihkan sementara. Terutama pada hari pertama perbaikan, kendaraan yang hendak masuk Pelabuhan melalui jalan tersebut dialihkan ke Terminal Manuver. Begitu juga kendaraan warga yang hendak menuju obyek wisata di Teluk Gilimanuk praktis dialihkan.

Baca juga:  Antisipasi Penyebaran COVID19, Begini Protap di Perbankan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, I Wayan Darwin, Kamis (16/7) kemarin mengatakan untuk jalan akses utama ke Pelabuhan Gilimanuk itu merupakan jalan nasional. Setiap tahun menurutnya memang ada pemeliharaan jalan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di jalur Denpasar-Gilimanuk. “Untuk jalan nasional memang setiap tahun dianggarkan untuk pemeliharaan. Selain dari jalan nasional, provinsi juga ada perbaikan untuk jembatan,” terang Darwin. Jembatan di jalan provinsi yang diperbaiki itu berada di jalan menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Jembatan yang sebelumnya menyempit dan menikung saat ini dilebarkan (Surya Dharma/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.