Petugas mengambil spesimen warga yang mengikuti swab pada Sabtu (11/7). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Badan usaha milik negara (BUMN) terus mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam mempersatukan kekuatan demi menahan penyebaran wabah virus corona di Indonesia. BUMN, sebagai salah satu kekuatan dalam lingkar pentahelix, tidak berhenti mempertajam upaya tersebut dengan berbagai cara.

Salah satunya melaksanakan uji usap (swab test) secara gratis di kawasan-kawasan yang terpapar wabah cukup tinggi di Indonesia. Seperti yang dilaksanakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

BNI sukses menggelar uji usap massal gratis di Jakarta pada 20-21 Mei 2020, di Padang pada 2 Juni 2020, di Kota Palembang pada 7-8 Juni 2020, Kota Sidoarjo – Jawa Timur pada 24 – 25 Juni, dan kemudian di Yogyakarta 27-28 Juni 2020.

Kali ini giliran masyarakat Kota Denpasar mendapatkan uji usap gratis dari BNI, bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara, pada Sabtu (11/7). Dalam kesempatan tersebut, BNI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk menyediakan 1.500 swab gratis.

Baca juga:  Di Ranperda Ketenagakerjaan Termuat 5 Standar Hidup Sejahtera, Apa Saja?

Pada kesempatan yang sama “BNI Berbagi” juga menyerahkan sumbangan berupa 1 set mesin PCR yang digunakan untuk membantu percepatan proses diagnosa hasil swab yang diserahkan kepada Dinas Kesehatan Pemerintah provinsi Bali.

Hadir dalam acara swab tes gratis tersebut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Wayan Widya, SKM, M.Kes, Direktur Rumah Sakit Bali Mandara dr. Gede Bagus Darmayasa, M. Repro, Satgas Penanganan COVID-19 BUMN Agung Wijaya, serta Direktur Tresuri dan Internasional BNI Putrama Wahju Setyawan.

Langkah ini merupakan bagian dari program mewujudkan BUMN yang terbebas dari virus corona, #CovidSafeBUMN, dan salah satu rangkaian dari program BNI Berbagi yang memberikan 30.000 uji usap gratis bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Selain itu, pemberian uji usap ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun ke-74 BNI, yang jatuh pada 5 Juli 2020.

Baca juga:  ODP di Denpasar Meningkat, Warga Diingatkan Jangan ke Luar Jika Tak Penting

Direktur Treasuri dan Internasional BNI, Putrama Wahju Setyawan mengatakan, upaya ini merupakan kelanjutan dari langkah BNI untuk membantu percepatan deteksi pasien yang terpapar COVID-19 di Denpasar dan sekitarnya. “Dengan dukungan berbagai pihak, kami laksanakan uji usap ini secara gratis bagi masyarakat, tenaga medis, dan rekanan BNI. Dalam kesempatan ini kami juga memberikan bantuan berupa Paket APD untuk tenaga medis RS Daerah Bali Mandara,” ujarnya.

Pelaksanaan uji usap gratis dilengkapi pemantauan epidemiologi dan follow-up kasus, yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit Bali Mandara. Hasilnya akan dilaporkan langsung kepada pasien melalui nomor telepon seluler yang telah terdaftar pada saat registrasi.

Direktur RSUD Bali Mandara dr. Gede Bagus Darmayasa, M. Repro. menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi nyata dari RSUD Bali Mandara Rumah Sakit Rujukan COVID-19 menangani penyebaran COVID-19 bersama BNI. “Saya atas nama Direktur RSUD Bali Mandara beserta civitas hospitalia RSUD Bali Mandara mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara ini, harapannya dengan kegiatan uji usap massal ini dapat mendeteksi dini dan menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia, khususnya di Kota Denpasar,” ujarnya.

Baca juga:  Tim Medis Kenakan APD Evakuasi WNA

Selama masa pandemi ini, bantuan CSR yang telah BNI berikan adalah bantuan tanggap darurat bencana wabah corona berupa alat pelindung diri (APD) kesehatan kepada rumah sakit rujukan yang tersebar di Bali serta 20.000 paket pangan kepada masyarakat Denpasar yang terkena dampak COVID-19 senilai total Rp 2 miliar.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat animo masyarakat mengikuti uji usap gratis. Protokol kesehatan COVID-19 diterapkan dalam kegiatan ini, dari cek suhu dan cuci tangan saat kedatangan peserta, registrasi awal, penerapan physical distancing di tempat duduk antrean, penyemprotan disinfektan di lokasi, hingga pelaksanaan lainnya sampai selesai. Petugas medis yang melayani uji usap juga menggunakan APD lengkap. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.