Dian Setiawan. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 masih bertambah di Tabanan. Jumlahnya untuk Jumat (10/7) sebanyak lima orang.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan, tiga dari lima kasus positif baru tersebut merupakan klaster keluarga. Warga tertular dari anggota keluarga yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif.

Dian yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tabanan mengatakan kasus transmisi lokal masih terus terjadi. Dan yang berkembang dalam minggu ini, salah satunya menulari lima orang keluarganya (klaster keluarga) seperti yang terjadi di salah satu desa di Kecamatan Marga.

Baca juga:  Cegah Penyebaran COVID-19, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Diberikan APD

Ia menyebutkan ada dua orang anggota keluarga yang terpapar lebih dulu dan telah menjalani isolasi serta perawatan di rumah sakit. Pada hari ini dilaporkan ada tiga orang anggota keluarganya positif. Satu diantaranya adalah anak balita berusia 3 tahun.

Sementara untuk dua orang pasien positif lainnya berasal dari Kecamatan Kerambitan dan Kediri. Mereka diduga terpapar saat bekerja di wilayah kota Denpasar.

Meski hasilnya terkonfirmasi positif, namun kondisi kelima pasien tersebut tanpa gejala. “Kini sudah menjalani isolasi dan perawatan di UPTD RS Nyitdah serta hotel karantina di Denpasar,” ungkapnya.

Baca juga:  Pasutri di Candikuning, Tewas Berpelukan Tertimpa Material Tembok

Dengan adanya kasus transmisi lokal khususnya klaster keluarga ini, lanjut kata Dian, Gugus Tugas Tabanan mengajak masyarakat dispilin dalam penerapan protokol kesehatan tidak hanya di luar rumah melainkan juga di lingkungan keluarga. “Ada beberapa orang anggota keluarga yang terjangkit, termasuk satu kasus yang meninggal di Kecamatan Kediri dan satu satunya pasien positif COVID-19 meninggal beberapa waktu lalu. Saat ini sudah menulari dua orang anggota keluarganya. Protokol kesehatan di dalam keluarga harus dilakukan mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” sarannya.

Baca juga:  Tembok Penyengker SD 2 Bajera Longsor, Tutupi Parit

Sementara itu, Dian juga melaporkan adanya kabar gembira. Yakni sebanyak delapan pasien dinyatakan sembuh. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dilaporkan dalam sehari sejak wabah merebak di Tabanan. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.