Petugas sedang menaruh spesimen hasil swab. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus transmisi lokal masih menghiasi laporan tambahan warga terpapar COVID-19 untuk Rabu (1/7). Dari 34 kasus baru yang dilaporkan hari ini, sebanyak 31 merupakan penularan jenis transmisi lokal.

Sisanya adalah kasus pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). Rinciannya seluruh kasus merupakan WNI.

Secara kumulatif, kasus positif COVID-19 Bali mencapai 1.527 orang. Untuk komposisinya, sebanyak 652 orang masih dirawat, 860 sudah sembuh, dan 15 kasus meninggal dunia.

Terdapat 62 pasien sembuh untuk hari ini. Dan tambahan 1 kasus meninggal.

Kumulatif transmisi lokal kini mencapai 1.170 orang kasus (76 persen). Sementara jenis pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) mencapai 58 orang (4 persen). Untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) mencapai 299 orang (20 persen).

Dilihat dari data di https://infocorona.baliprov.go.id, sebaran kasus baru limapuluh persennya ada di Denpasar. Jumlah kasusnya mencapai 16 orang.

Sementara itu, ada 5 kabupaten lain yang juga bertambah kasus transmisi lokalnya. Yakni Karangasem (4), Klungkung (4), Badung (3), Tabanan (3), dan Gianyar (1).

Sementara itu, 3 PPDN merupakan 2 warga Gianyar dan 1 warga Buleleng.

Per hari ini terdapat tambahan 62 pasien sembuh. Denpasar menyumbangkan kasus sembuh terbanyak, yakni 23 orang. Kemudian Badung menyumbangkan 15 kasus sembuh.

Sementara itu, Bangli dan Klungkung melaporkan 6 sembuh. Kemudian 4 pasien sembuh dilaporkan Tabanan.

Gianyar dan Karangasem masing-masing melaporkan 3 kasus sembuh. Sisanya, 2 orang pasien sembuh berasal dari Buleleng.

Pasien yang masih dirawat dan menjalani karantina mencapai 652 orang dengan rincian 651 WNI dan 1 WNA. Denpasar kembali menjadi penyumbang kasus aktif terbanyak dengan jumlah 317 orang.

Klungkung di posisi kedua dengan jumlah 103 kasus aktif. Badung di posisi ketiga dengan jumlah 64 orang.

Posisi keempat adalah Gianyar dengan jumlah 47 orang masih positif. Kemudian posisi kelima dipegang Karangasem dengan jumlah 37 orang.

Posisi keenam adalah Bangli dan Tabanan dengan 29 kasus aktif.

Di posisi ketujuh adalah Buleleng dengan jumlah 10 orang. Posisi kesembilan adalah Jembrana dengan 6 kasus aktif.

Sisa 10 kasus merupakan 9 warga dari kabupaten lain dan 1 WNA. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.