Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) bersama Ketua Umum PSSI Pusat M. Iriawan. (BP/Ist)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sejauh ini, Asprov PSSI Bali belum menerima surat resmi tentang Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, yang dipakai venue resmi Piala Dunia (PD) U-20 tahun 2021 mendatang. Hanya, sebelumnya ada surat dari PSSI nomor 1.187/UDN/183/VI-2020 tertanggal 11 Juni 2020. Surat dilayangkan kepada CEO Bali United, perihal permohonan data stadion kandidat tuan rumah PD U-20, yang ditembuskan kepada Bupati Gianyar dan Asprov PSSI Bali.

Sekjen Asprov PSSI Bali, Dewa Made Teges Wirawan, di Gianyar, Minggu (28/6) mengakui, pihaknya belum menerima surat, dan akan menelusuri surat penetapan. Kendati demikian, jika menilik runutan mulai pengajuan tuan rumah (bidding) sejak Agustus 2019, sampai surat terakhir 11 Juni 2020, maka wajar Stadion Dipta resmi menjadi venue PD U-20. “Hanya, surat resmi penetapan Dipta dipakai venue PD U-20 kami belum menerimanya,” kilah Dewa Teges.

Dijelaskannya, kalau merujuk jadwal penggarapan stadion dari Balai PU, penggarapan dimulai Juli nanti. Hal itu dilakukan bersama lima lapangan penunjang, yakni Lapangan Kompyang Sujana, Samudra Kuta, Stadion Ngurah Rai, Tri Cakti Legian, serta Kapten Japa Padanggalak. “Rencana pembangunannya mulai Juli sampai dengan Februari 2021,” terang Dewa Teges.

Sementara, Media Officer (MO) Bali United, Alexander Maha Putra Oemanas, yang dikonfirmasi, menyebutkan, pihak manajemen Bali United telah resmi menerima surat bahwa Stadion Dipta dipakai venue Piala Dunia U-20. Selain Dipta, lima stadion lainnya yang dipakai venue adalah Stadion Jakabaring Palembang, Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jalak Harupat Bandung, Manahan Solo, serta Gelora Bung Tomo Surabaya. “Delegasi FIFA akan melakukan inspeksi pada September-Oktober mendatang,” kata Alexander.

Sementara, Ketua Umum Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana, mengemukakan, pihaknya bangga, Pulau Dewata ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah yang menggelar hajatan Piala Dunia. “event ini sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung suguhan Piala Dunia,” ucap Ketut Suardana.

Disisi lain, Ketua Departemen Sepak Bola PSSI Bali, Nasser Atthamimy, mengatakan, Bali dipercaya menggelar Piala Dunia merupakan hal yang menggembirakan. “Kami di Asprov PSSI Bali ini sifatnya hanya koordinasi,” tuturnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.