Pebasket PON Bali Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali meloloskan tim basket putra dan putri di nomor five on five, ditambah tim putri three on three. Upaya meraih medali, tim putri Bali bersaing dengan provinsi di Jawa, seperti Jatim, Jateng, Jabar dan DKI. Para pebasket putri yang berlaga pada PON Papua 2021 mendatang, umumnya mereka sudah saling bertemu di ajang Kompetisi Basket Pro, yang memperebutkan Piala Srikandi.

Kendati demikian, Asisten Pelatih tim basket putri Bali, Kadek Darmawan, di Denpasar, Jum’at (26/6) tetap mematok target emas, baik di nomor three on three maupun five on five. Darmawan menyebutkan, untuk skuad five on five, materi pebasket Bali adalah Mita Istinawati, Putu Tiana Widiastari, Made Dita Pramesti Sandradewi, Andi Adlina Nabila Madjid, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, Ni Made Hilda Meira, Kadek Sanis Jisanchegi, Tricia Mary Aoijs, I Gusti Agung Ayu Dian Nariswari, Ni Putu Eka Liana Febiananda, serta Made Arynna Dwi Prabayanthi.

Sementara, pebasket yang turun di nomor three on three, yakni Regita Pramesti, Fitria Ramadhani Madjid, Michelle Kurniawan, dan Pande Ketut Natalia Desintha. “Pebasket PON Bali totalnya 15 atlet, terdiri atas five on five (11) dan three on three (4). Mereka kuliah di Jakarta (13), di Surabaya (1), plus di Unud (1). Saat ini mereka semuanya berada di Bali,” ungkap Darmawan.

Menurut dia, selama pandemi covid-19 ini, mereka berlatih secara mandiri di rumah masing-masing. “Namun, kami percaya terhadap kualitas pebasket, sebab mereka biasa bertanding di Liga Pro,” jelasnya. Darmawan cukup memberikan program dan materi latihan, sedangkan pebasket melakukannya di rumah masing-masing.

Disisi lain, pelatih tim basket putra, Gusti Ngurah Rusta menambahkan, skuad tim putra berkekuatan 11 pebasket. Mereka berlatih tiga kali dalam sepekan di lapangan basket pribadi, berlokasi di Jalan Marlboro Denpasar. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.