Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah kasus baru positif COVID-19 di Bali per Rabu (24/6) mencapai 42 kasus. Jumlah transmisi lokal masih mendominasi.

Dari data yang dilansir Dinas Kesehatan Provinsi Bali, komposisi kasus baru terdiri dari 38 transmisi lokal dan 4 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). Seluruh kasus merupakan WNI.

Secara kumulatif, kasus positif COVID-19 di Bali mencapai 1.158 orang. Dilihat dari jenisnya, transmisi lokal persentasenya 70 persenan dengan jumlah 815 orang. Kemudian pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 294 orang dan PPDN sebanyak 49 orang.

Baca juga:  Dua Desa di Jembrana Ini Masuk Zona Merah Rabies

Dari jumlah itu, sebanyak 503 orang masih dirawat atau menjalani karantina, 9 orang meninggal, dan 646 sembuh.

Untuk kasus baru jenis transmisi lokal, dilihat dari data dirilis https://infocorona.baliprov.go.id, Denpasar masih ada di peringkat pertama sebagai penyumbang kasus terbanyak. Jumlahnya mencapai 16 orang. Disusul Badung dengan 13 kasus baru.

Kemudian tambahan kasus sebanyak 3 orang terjadi di Karangasem, Buleleng dan Bangli masing-masing bertambah 2 kasus, dan Gianyar serta Klungkung melaporkan adanya tambahan 1 kasus.

Baca juga:  Beroperasi Selama Cuti Lebaran, Direksi BNI Kunjungi Kantor Cabang Denpasar 

Sedangkan untuk jenis PPDN, seluruhnya berasal dari kabupaten lain.

Sementara itu, tambahan 7 pasien sembuh, ada di Denpasar sebanyak 3 orang, Jembrana 2 orang, serta masing-masing tambahan 1 pasien sembuh ada di Gianyar dan Buleleng.

Pasien yang masih dirawat dan menjalani karantina mencapai 503 orang dengan rincian 502 WNI dan 1 WNA. Denpasar kembali menjadi penyumbang kasus aktif terbanyak dengan jumlah 246 orang.

Badung berada di posisi kedua dengan jumlah kasus aktif mencapai 62 orang. Klungkung di posisi ketiga dengan jumlah 53 orang. Posisi keempat adalah Gianyar dengan jumlah 37 orang masih positif.

Baca juga:  KDB di KDTWK Akan Diubah Jadi 40 Persen, Ini Konsekuensinya

Posisi kelima adalah Bangli dengan jumlah 31 pasien. Di posisi keenam adalah Tabanan yang jumlah pasiennya mencapai 26 orang.

Posisi ketujuh adalah Buleleng dengan 19 kasus aktif. Kemudian Karangasem ada di posisi kedelapan dengan 15 kasus. Jembrana menjadi kabupaten di posisi kesembilan dengan jumlah kasus 4 orang.

Sisa 10 kasus merupakan warga dari kabupaten lain sebanyak 9 orang dan 1 WNA. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.