Petugas melakukan rapid test pada Sabtu (13/6). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Denpasar (Foward) mengikuti rapid test di Puskesmas I Denpasar Utara, Sabtu (13/6). Kegiatan yang digagas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Denpasar ini untuk memberikan kenyamanan para wartawan dan fotografer dalam melakukan peliputan sehari-hari.

Karena dalam tugas-tugas jurnalistiknya, para wartawan serta fotografer sering berada di daerah rawan, sehingga perlu dilakukan pengecekan. Sedikitnya 25 orang wartawan dan fotografer yang sering melakukan peliputan di Kota Denpasar ikut serta dalam rapid test ini.

Salah seorang wartawan, Putu Suparta mengatakan kegiatan ini sangat tepat dilaksanakan mengingat pekerjaan wartawan sangat rentan. “Ini sangat tepat karena wartawan juga beresiko di lapangan. Wartawan kan bertemu banyak orang,” katanya.

Di sisi lain, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi dan deteksi dini atau screening penyebaran COVID-19. “Kami melakukan screening bagi masyarakat yang beresiko rentan tertular salah satunya wartawan. Oleh karena itu Gugus Tugas sebagai mitra kerja wartawan memfasilitasi untuk melakukan rapid test,” katanya.

Pihaknya pun meminta agar wartawan atau jurnalis bisa terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar dan disiplin menerapkan protokol kesehatan apalagi pandemi tidak bisa diprediksi.

Dikatakan, selama ini terlihat adanya lonjakan kasus positif COVID-19 di Denpasar. Hal ini tidak terlepas dari semakin masifnya dilakukan rapid test maupun swab test.

Karena dengan test swab ini, akan diketahui secara jelas orang yang terpapar virus ini. “Yang penting penanganannya tepat, saya kira ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mereka akan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Dewa Rai. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.