Petugas sedang menaruh spesimen swab untuk dites PCR. (BP/eka)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sepekan lalu, Buleleng melaporkan adanya seorang ibu yang baru melahirkan asal Kecamatan Gerokgak terkonfirmasi positif COVID-19. Untuk mengetahui apakah anaknya yang baru lahir juga terpapar, sang bayi yang genap 1 minggu akan diikutkan dalam test spesimen swab PCR.

Hal itu dibenarkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatanan Penanganan COVID-19 Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd di ruang kerjanya Kamis (11/6). Gede Suyasa mengatakan, setelah ibu melahirkan melalui operasi caesar di RSUD Buleleng, tim medis merujuk pasien ke Rumah Sakit Pusat (RSP) Sanglah.

Ini setelah hasil swab PCR ibu tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Selama dikarantina dan menjalani pengobatan di rumah sakit, bayinya diasuh oleh keluarganya.

Setelah sang bayi berumur 1 minggu, tim medis COVID-19 menjadawalkan test spesimen swab PCR kepada semua orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif itu. Termasuk bayi itu kemungkinan diikutkan dalam test spesimen swab yang dijadwalkan Jumat (11/6).

Hanya saja, pengambilan sempel swab sang bayi ditentukan berdasarkan pertimbangan medik. “Rencananya besok akan dilakukan test spesimen swab untuk menindaklanjuti tracing temuan kasus terkonfirimasi positif COVID-19 di Kecamatan Gerokgak itu,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang ibu setelah melahirkan dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Pasien ini dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.

Selain itu, gugus tugas kabupaten telah melakukan tracing untuk mengumpulkan data-data terkait penularan Virus Corona yang menginfeksi pasien dengan kode 84 itu. Dari tracing itu, tim surveillance menemukan sebanyak 25 orang yang diketahui memiliki riwayat pernah melakukan kontak erat dengan pasien. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.