Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Lonjakan penularan Virus Corona (COVID-19) di Buleleng masih terjadi. Pada Selasa (8/2) ditemukan sebanyak 140 orang pasien terkonfirmasi positif virus ini. Buleleng juga melaporkan 2 korban jiwa akibat penyakit ini.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Buleleng Ketut Suwarmawan, dalam rilisnya, menyebutkan tambahan kasus ditemukan di semua kecamatan di Bali Utara. Terbanyak adalah Kecamatan Buleleng sebanyak 73 orang. Disusul Kecamatan Banjar sebanyak 20 orang, Sawan 16 orang, Busungbiu dan Sukasada sama-sama 8 orang, Gerokgak 6 orang, Kubutambahan 5 orang, Seririt 3 orang, dan Tejakula 1 orang.

Baca juga:  Ribuan Pelanggar Prokes Terjaring di Buleleng, Seribuan Tak Mampu Bayar Denda

Di sisi lain, Ketut Suwarmawan menyebut, pasien yang berhasil disembuhkan di hari yang sama tercatat sebanyak 68 orang. Pasien itu terdiri dari, dari Kecamatan Banjar 2 orang, Buleleng 41 orang, Gerokgak 1 orang, Kubutambahan 1 orang, Sawan 7 orang, Seririt 6 orang, dan Sukasada sebanyak 10 orang.

Sampai saat ini, pasien yang masih menjalani perawatan tercatat sebanyak 776 orang.

Sementara itu, kasus pasien yang meninggal dunia sebanyak 2 orang merupakan seorang perempuan dan laki-laki. Pasien perempuan dengan umur 71 tahun asal Kecamatan Buleleng ini dinyatakan meninggal dunia pada Senin (7/2). Pasien ini sebelumnya masuk rumah sakit pada 4 Februari 2022 dan memiliki komorbid.

Baca juga:  Sudah Berumur Seminggu, Bayi dari Ibu Melahirkan Positif COVID-19 akan Diswab

Sedangkan pasien laki-laki dengan usia 40 tahun merupakan warga Kecamatan Tejakula. Pasien juga meninggal pada Senin (7/2). Pasien ini juga memiliki komorbid. (mudiarta/balipost)

BAGIKAN