Tangkapan layar sebaran kasus COVID-19 di Tabanan. (BP/kmb)

TABANAN, BALIPOST.com – Kasus positif COVID-19 kembali bertambah di Tabanan. Dari situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tabanan hingga update data Kamis (11/6) sore, jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 12 orang.

Jika dilihat dari jumlah data sebelumnya, maka ada penambahan 3 orang pasien.
Ketua Harian GTPP COVID-19 Tabanan melalui juru bicaranya (Kepala Diskominfo), Putu Dian Setiawan saat dikonfirmasi, membenarkan.

Ia merinci, dua diantaranya adalah warga lokal dan satu orang pekerja migran yang baru datang ke Bali.

Untuk pasien transmisi lokal berasal dari Kecamatan Kerambitan dan Selemadeg Barat. Satu dirawat di RSUP Sanglah dan salah satu rumah sakit Swasta di Denpasar. “Sementara untuk PMI yang terkonfirmasi positif dirawat di Bapelkesmas,” terangnya.

Terkait dengan penambahan dua kasus transmisi lokal tersebut, lanjut kata Dian, Satgas Kesehatan sudah langsung melakukan tracing terhadap mereka-mereka yang pernah kontak dengan pasien. Untuk kasus pasien asal Kerambitan ini diduga terpapar virus dari menantunya yang bekerja di salah satu rumah sakit di Denpasar, sementara untuk kasus di Selemadeg Barat adalah kasus baru.

Sementara untuk hasil swab terhadap tracing dari pasien terkonfirmasi positif sebelumnya, baik itu dari tenaga kesehatan di dinas kesehatan dan di wilayah Selemadeg Barat. Sebagian hasilnya pada Rabu belum keluar, kini sudah keluar dan semuanya menunjukkan hasil negatif.

Dan mengingat makin meningkatnya kasus penambahan transmisi lokal di wilayah Kabupaten Tabanan, GTPP terus melakukan himbauan agar masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti anjuran pemerintah terkait dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus. Begitupun Satgas juga terus melakukan langkah langkah edukasi pada masyarakat tentang pengertian new normal dan melakukan 3 hal pokok yaitu wajib masker, Cuci Tangan setiap saat dan tetap jaga jarak. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.