I Nyoman Sugawa Korry. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – DPRD Bali mendukung kebijakan Gubernur Wayan Koster yang menggelontorkan bantuan stimulus usaha kepada 4.004 koperasi binaan provinsi dan kabupaten/kota di tengah pandemi COVID-19. Seperti diberitakan, bantuan tahap pertama diterima 758 koperasi yang sudah memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Terdiri dari 93 koperasi binaan provinsi yang diberikan masing-masing Rp 30 juta dan 665 koperasi binaan kabupaten/kota yang menerima masing-masing Rp 10 juta. “Ini merupakan kebijakan yang patut kita dukung bersama. Kebijakan ini sangat sejalan dengan dukungan DPRD Bali, melalui realokasi anggaran pada APBD Bali 2020 sebesar Rp 756 miliar,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Rabu (3/6).

Dari total realokasi anggaran Rp 756 miliar, lanjut Sugawa Korry, sebesar Rp 220 miliar digunakan untuk penanganan pemulihan bidang ekonomi sebagai dampak dari COVID-19. Dalam implementasinya, Politisi Golkar asal Buleleng ini berharap dukungan stimulus untuk koperasi dapat digunakan sebaik-baiknya. “Terutama untuk memperkuat jaringan usaha dalam rangka pelayanan kepada anggotanya,” jelasnya.

Menurut Sugawa Korry, tidak hanya gerakan koperasi yang membutuhkan dukungan stimulus. Namun, dukungan stimulus penting juga segera direalisasikan untuk Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Bumdes dan UMKM lainnya.

Stimulus tersebut mesti dibarengi pula dengan peningkatan kualitas SDM dan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi penyimpangan atas penggunaan dana bantuan tersebut. “Membela, melindungi dan memberikan kesempatan berusaha yang konsisten terhadap mereka yang tergabung dalam Pemberdayaan Ekonomi Rakyat adalah kebijakan yang tepat untuk Bali, karena pada hakekatnya kekuatan ekonomi Bali mayoritas bertumpu pada sektor ini,” paparnya. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.