Pergerakan siklon tropis Mangga dan implikasinya pada sejumlah wilayah di Indonesia. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta mendeteksi Iahirnya siklon tropis “Mangga” di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu pukul 19.00 WIB, Kamis (21/5). Siklon tersebut berada di 9.8 LS dan 930 BT, atau sekitar 1.220 km barat daya Kerinci.

Saat ini siklon tropis “Mangga” memiliki tekanan udara minimum di pusatnya sebesar 998 hPa dengan kecepatan angin maksimum berkisar antara 35 knot. Siklon tropis ini diprakirakan menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan ke arah Tenggara-Selatan menjauhi wilayah Indonesia.

Baca juga:  Raja Salman Habiskan Waktu di Pantai

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs. Herizal, M.Si., mengatakan keberadaan siklon tropis ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah. Ia pun meminta masyarakat waspada, sebab sejumlah daerah, termasuk Bali diprakirakan mengalami hujan lebat dan angin kencang. Wilayah yang terdampak selain Bali adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Selain itu, potensi gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 3 meter diprakirakan terjadi di wilayah perairan barat Kepulauan Nias hingga barat Mentawai, Perairan Bengkulu-Pulau Enggano, Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumaterd, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa, dan Samudera Hindia selatan Jawa hingga selatan NTB. Sehingga nelayan dan kapal yang melintas dihimbau untuk waspada dan berhati-hati.

Baca juga:  Perajin Gedek Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kalsibot

“Kami akan terus memantau perkembangan siklon tropis ‘Mangga’ ini. Kami himbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati pada potensi angin kencang dan hujan lebat yang dapat menimbulkan dampak, seperti banjir, tanah longsor dan banjir bandang,” katanya dalam siaran pers, Jumat (22/5) pagi. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.