Direktur RSPTN Unud Dr. Dewa Putu Gede Purwa Samatra. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sampai saat ini, RS PTN Unud sudah merawat pasien sebanyak 113 orang. Rinciannya, 78 diantaranya positif dan sisanya Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Dari 78 pasien positif tersebut, 50 orang telah dinyatakan sembuh dan tidak ada kasus meninggal di RS UNUD. Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS PTN UNUD, dr. IW. Aryabiantara Sp.An. KIC, menyampaikan, hingga saat ini, RS PTN Unud telah menyiapkan 97 bed isolasi bertekanan negatif untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.

Sementara, untuk keterisian pasien mencapai sebanyak 34 %, bahkan pernah mencapai 64 % bulan lalu. “Kita tetap berharap tidak ada peningkatan kasus yang signifikan,” ujarnya, Senin (4/5).

RS PTN Unud, kata dia, juga melengkapi fasilitas lain yang menunjang diagnostik dan perawatan pasien Covid-19. Diantaranya alat rontgen mobile untuk pasien yang di ruangan dan CT Scan. Selain itu dipersiapkan ruang Intensive Care Unit (ICU) isolasi tekanan negatif sebanyak 9 bed dengan fasilitas lengkap.

Sementara, untuk kamar bersalin dan kamar operasi saat ini juga sedang dipersiapkan dengan anteroom and airlock system untuk pasien COVID-19 yang membutuhkan tindakan pembedahan. “Mengenai pelayanan, RS PTN Unud lanjut dia, tetap membuka layanan poliklinik dan IGD 24 jam, namun khusus untuk kasus-kasus kecurigaan COVID-19,” terangnya.

Menurut Direktur RS UNUD, Dr. dr DPG Purwa Samatra, Sp.S(K)., dalam sepekan terakhir, tren pasien yang sembuh lebih tinggi dari pasien positif baru yakni 38 pasien dengan penambahan kasus baru sebesar 12 orang. Hal ini menurutnya, tidak lepas dari support Pemda Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Rektor Universitas Udayana, Dekan FK UNUD serta masyarakat Bali yang sudah memberikan berbagai donasi kepada kami. “Untuk itu kami ucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya dan semoga pandemi ini segera berakhir,” ucapnya.

Sebelumnya, RS Unud juga sudah mendapatkan bantuan hibah alat kesehatan dari Pemda Kabupaten Badung untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. RS Unud juga sedang mempersiapkan fasilitas penunjang diagnostik PCR (Polimerase Chain Reaction) yang akan dioperasikan dalam waktu dekat.

PCR adalah pemeriksaan laboratorium yang paling akurat apakah seseorang menderita COVID-19 atau tidak. PCR mampu mendeteksi material genetik dari sel, bakteri atau virus, dan dalam hal ini PCR dapat mendeteksi virus SARS-C0V-2 yang lebih sering disebut virus Corona.

Prosedur ini diawali dengan pengambilan swab dari hidung atau tenggorokan. Di Bali sendiri, tes PCR baru bisa dilakukan di RSUP Sanglah Denpasar. Dengan penambahan fasilitas ini, diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah diagnostik COVID-19 di Bali. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.