DENPASAR, BALIPOST.com – Dimintanya anak-anak belajar di rumah untuk memutus mata rantai COVID-19 diapresiasi sejumlah pihak. Namun, diliburkannya anak-anak diminta tidak disalahgunakan.

Menurut salah satu anggota DPRD Bali, Anak Agung Gde Agung Wira Mantara, Senin (16/3), penutupan aktivitas pendidikan justru akan lebih mempersulit pengawasan. Diberikannya libur justru mereka nantinya malah berkeliaran di tempat publik seperti mall dan ruang publik lainnya. “Mereka justru berlibur di mall. Hal ini tentu lebih berbahaya. Kalau memang begitu mengapa tidak tutup saja sekalian mall atau tempat-tempat publik itu,” sarannya.

Baca juga:  4 Tahun Pascaditemukan, Batu di Pura Ini Membesar Dua Kali Lipat

Ia menilai semestinya kebijakan yang diambil tidak perlu sejauh itu. Kebijakan seperti penutupan dan peliburan aktivitas sekolah harus mendapatkan pertimbangan yang matang lagi. Terpenting sekarang adalah, mengatasi kepanikan dan pengetahuan pencegahan penularan virusnya.

Walaupun hal itu merupakan kebijakan pusat, ia menilai itu perlu dipertimbangkan lagi menyesuaikan kondisi daerah. “Karena banyak kebutuhan-kebutuhan di Bali datang dari luar daerah. Terlebih menjelang hari raya ini,” cetusnya. (Agung Dhamada/balipost)

BAGIKAN