Penanaman pohon digelar dalam upaya menjaga sumber air di Desa Werdhi Bhuana, Badung. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebuah gerakan menjaga sumber air, khususnya di Badung, digagas Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) bekerjama dengan Pemkab Badung, Jumat (13/3). Kegiatan dipusatkan di Desa Werdi Bhuana.

Menurut HR Operation Manager Coca-Cola Amatil Indonesia Wilayah Bali-Nusa, I Gusti Putu Anom Arta Wijaya kegiatan ini merupakan upaya konservasi sumber mata air. Juga sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan dan masyarakat.

“Kegiatan penanaman pohon ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Ini kegiatan berkelanjutan dari Coca-coca Amatil Indonesia, tidak hanya satu tempat saja tetapi kita menyasar seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca juga:  Bali Bersih Touring and Fun, Upaya Pelestarian Kawasan Hulu

Dikatakan, kegiatan ini sudah digelar berbagai kabupaten seperti Buleleng, Bangli, Tabanan, Badung dan Denpasar. “Kita berkomitmen untuk selalu menjaga alam, karena prinsip kita adalah apa yang kita dapat dari alam kita harus kembalikan lagi ke alam itu komitmen kami sebagai perusahaan,” paparnya.

CSR yang dilakukan CCAI tak cuma menanam pohon, melainkan ada yang lainnya. Seperti, program bersih-bersih pantai yang meliputi Kuta, Legian, Seminyak, Kedonganan sampai Uluwatu. “Kita menyumbang truk sampah termasuk alat pengangkutnya dan pengolahan sampah. Hari ini kita sumbang seribu pohon totalnya akan disebar ke semua banjar. Jenis-jenis tanaman produktif seperti Cempaka, Durian, dll. Disamping dia bisa menjaga alam juga bisa kita nikmati buahnya dalam waktu cepat,” jelasnya.

Baca juga:  Pasien Positif COVID-19 Badung Bertambah, Ini Zona Merah Barunya

Sementara itu, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Badung mendukung pelestarian alam. Salah satunya dengan melakukan penanaman pohon. “Kami sadar betul bahwa tantangan ke depan ini tentang menjaga kualitas tumbuhan menjadi tugas berat bagi kita, terlebih dalam rangka untuk membuat lingkungan kita yang berkualitas ke depan sehingga generasi depan juga bisa diwujudkan generasi yang berkualitas. Maka harus ada satu kesadaran bersama kita, gerakan bersama untuk melakukan pelestarian, salah satu caranya penanaman pohon,” tegasnya.

Baca juga:  Diduga Tenggelam di Pantai Batu Belig, Jasad Korban Ditemukan Terdampar di Petitenget

Regional Corporate Affairs Manager CCAI, Armytanti Hanum Kasmito, menambahkan kegiatan penanaman pohon ini juga sebagai rangkaian dalam menyambut Hari Air Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2020. “Kami berharap melalui kegiatan ini, CCAI sebagai warga usaha Kabupaten Badung dapat memberikan kontribusi yang tepat sasaran dan tepat manfaat untuk pelestarian lingkungan dan keberlanjutan masyarakat di Werdi Bhuana,” tutupnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN