Yayasan Puri Kauhan Ubud dengan kasinoman Pura Ulundanu Batur (PUBD), Anggota Resort TWA Gunung Batur Bukit Payang dan masyarakat sekitar melaksanakan penanaman pohon di Alas Kekeran, Bukit Payang, Sabtu (14/5). (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Serangkaian Sastra Saraswati Sewana “Toya Uriping Bhuwana, Usadhaning Sangaskara,” Yayasan Puri Kauhan Ubud dengan kasinoman Pura Ulundanu Batur (PUBD), Anggota Resort TWA Gunung Batur Bukit Payang dan masyarakat sekitar melaksanakan penanaman pohon di Alas Kekeran, Bukit Payang. Pelaksanaanya bertepatan dengan Tumpek Wariga, Sabtu (14/5) pagi.

Spesialnya pada acara tersebut dilakukan penanaman pohon Bodi dengan tinggi sekitar 3 meter. Pohon Bodi merupakan salah satu pohon yang dihormati di daerah tersebut.

Baca juga:  Diduga Ngambek, Pelajar Nekat Tenggak Pemutih Pakaian

Tak hanya itu, ada 10 ribu pohon sudah ditanam serangkaian program Puri Kauhan Ubud, yang bertajuk “Tandur Taru Urip” semenjak April.

Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud AAGN Ari Dwipayana mengatakan pihaknya melakukan pemujaan terhadap Sang Hyang Sangkara di Tumpek Wariga, terutama untuk memuliakan tumbuh-tumbuhan. “Saya mengajak semua umat Hindu tidak hanya memuliakan tumbuh-tumbuhan tapi juga menanam tanaman yang baru untuk menjadi sumber kehidupan bagi kita semua,” katanya dalam rilis yang diterima.

Baca juga:  "Nuwur Kukuwung Ranu" Diapresiasi Menparekraf dan Menteri LHK

Sementara itu Kepala Resort TWA Gunung Batur Bukit Payang, I Wayan Sumertha, menjelaskan kegiatan yang dilakukan sejalan dengan pengelolaan kawasan yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan. Penanaman merupakan suatu bentuk perlindungan dan pemeliharaan sebuah kawasan. “Semoga dengan kegiatan ini harapan dan doa kita terwujud, sehingga menjadi suatu kekuatan kita untuk melakukan kegiatan pengelolaan di kawasan lainnya,” jelasnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *