Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun, Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT.,CHA. (kiri) menyerahkan SK Perubahan Bentuk STPBI menjadi IPB Internasional kepada Rektor IPB Internasional, Dr. I Made Sudjana, SE., M.M.,CHT.,CHA. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah menerima SK Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 120/M/2020 tertanggal 14 Februari 2020 tentang perubahan bentuk Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) menjadi Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional oleh LLDIKTI Wilayah VIII Bali-Nusra, Kamis (27/2) IPB Internasional menggelar syukuran. Syukuran ditandai dengan serah terima SK dari Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun, Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT.,CHA. kepada Rektor IPB Internasional, Dr. I Made Sudjana, SE., M.M.,CHT.,CHA.

Selain itu, pada kesempatan ini juga dibacakan SK pengangkatan Ketua STPBI menjadi Rektor IPB yang disaksikan seluruh pimpinan perguruan tinggi se-Bali, praktisi dan pelaku pariwisata se-Bali. Dengan resminya STPBI berubah bentuk menjadi IPB Internasional, kini IPB Internasional membuka 2 prodi baru yang siap menerima mahasiswa perdana Tahun Akademik 2020/2021.

Baca juga:  FT Unud Lepas 154 Calon Wisudawan

Prodi tersebut adalah Digital Bisnis dan Kewirausahaan (Entrepreneurship). Rektor IPB Internasional, Made Sudjana, mengatakan, meningkatnya status STPBI menjadi IPB Internasional menjadi tantangan tersendir bagi dirinya dan seluruh civitas akademika IPB Internasional ke depannya.

Sebab, pihaknya membuka 2 prodi baru yang belum dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga, butuh komitmen dan perjuangan untuk mensosialisasikan kedua prodi ini ke seluruh Indonesia. Apalagi, lagi segi sarana prasaana dan tenaga pengajar sudah disiapkan. Bahkan, pihaknya optimis pada angkatan pertama akan bisa mendapatkan dua kelas. (Adv/balipost)

BAGIKAN